Klarifikasi Panjang Lebar Dipotong-potong di TikTok, Cindy Rizky: Kasus Naik ke Polisi

Cindy Rizky Aprilia
Cindy Rizky Aprilia

 Sorotan terhadap Cindy Rizky Aprilia alias Cindy Rizap tampaknya belum juga mereda, meski ia sudah memberikan klarifikasi panjang lewat konferensi pers sebelumnya. Alih-alih meredam isu, potongan video yang beredar justru memperkeruh situasi dan memicu opini liar di media sosial.

Dalam suasana Lebaran, Cindy kembali angkat bicara. Ia menyoroti bagaimana klarifikasi berdurasi sekitar 30 menit yang ia sampaikan justru dipotong-potong oleh akun anonim, terutama di TikTok, sehingga narasinya berubah dan terkesan menyudutkan dirinya. Scroll untuk tahu cerita lengkapnya, yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Iya, pintar banget ya netizen untuk pelintir-pelintirin. Karena orang-orang kebanyakan ngambilnya yang cuplikan-cuplikan. Padahal aku klarifikasi itu udah panjang banget, setengah jam, dan diliput oleh puluhan media," kata Cindy Rizky Aprilia di kawasan Cikarang, Jawa Barat, Sabtu 21 Maret 2026.

"Itu emang suka dipotong-potong sama orang di TikTok. Jadi jangan nonton yang kayak gitu ya, nonton yang full," ucapnya menyambung.

Di tengah derasnya tudingan sebagai perempuan simpanan, Cindy mengakui kondisi tersebut cukup mengguncang mentalnya. Bukan hanya soal dirinya, tetapi juga karena nama keluarga ikut terseret dalam opini publik.

"Sebenarnya jujur sedih. Kayak kenapa harus menimpa ke aku, padahal aku tuh bukan orang yang seperti orang-orang duga. Ganggu banget ya, apalagi keluarga aku tuh emang keluarga yang jaga image banget," tuturnya.

"Tapi nggak apa-apa deh ladang pahala aja. Semoga doa-doa aku di bulan Ramadhan ini diijabah sama Allah. Anggap pencuci dosa aja deh," lanjut Cindy.

Tak hanya itu, ia juga menepis keras rumor yang menyebut pendidikan kedokterannya hingga biaya operasi plastik berasal dari pria tertentu, termasuk nama Riky Febriansyah Saleh yang sempat dikaitkan dalam isu tersebut.

Menurut Cindy, narasi tersebut tidak masuk akal karena latar belakang keluarganya sudah mapan sejak awal. Ia menegaskan bahwa seluruh biaya pendidikan dan kebutuhan pribadinya berasal dari keluarga.

"Banyak kan orang ngomong ya kalau misalnya aku tuh masuk kedokteran dibiayain sama laki-laki gitu. Terus operasi dibiayain oleh laki-laki juga. Itu sebenarnya logikanya sih enggak masuk ya. Jadi emang semua tuh dari keluarga aku," tegas Cindy.

Ia pun membeberkan bahwa keluarganya diisi oleh para profesional, mulai dari dokter spesialis hingga aparat di bidang hukum, yang dinilai memiliki kondisi ekonomi yang sangat cukup.

"Keluarga aku tuh background-nya semua rata-rata spesialis. Ada spesialis kulit, bedah saraf, spesialis mata dan segala macam. Terus keluarga aku juga kerja di Hukum Indonesia, di Kejaksaan Agung," beber Cindy.

"Jadi kalau untuk sampai ke aku sebagai simpanan dan yang orang bilang gundik, main aja yuk ke rumah aku yuk. Kita kenalan sama orang tua aku," lanjutnya.

Di sisi lain, rumor juga sempat menyeret institusi pendidikan tempatnya menempuh studi, dengan tudingan adanya perlindungan khusus terhadap status akademiknya. Namun, Cindy menegaskan bahwa kampus bersikap objektif dan hanya menilai berdasarkan performa.

"Kampus itu enggak ngurusin masalah personal aku, tapi masalah performa aku di kampus, di koas. Kampus itu menilai anak-anaknya secara objektif. Kalau misalnya memang aku tidak bagus dan tidak mumpuni, pasti enggak bakalan lulus. Alhamdulillahnya, di semua stase aku lulus. Sampai dapat IPK semester ini aja 3,7," ungkap Cindy.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak berhenti pada klarifikasi, Cindy juga mengambil langkah hukum atas serangan yang ia terima. Meski secara pribadi memilih memaafkan, proses hukum terhadap akun-akun anonim tetap berjalan melalui kuasa hukumnya, Machi Ahmad.

"Akun anonim itu udah sampai LP ya. Itu udah diurus sama pengacara aku sih, Bang Machi. Pokoknya aku memaafkan orang-orang yang mengancam aku, dan fitnah-fitnah aku. Manusia mungkin punya salah juga. Tapi untuk secara hukum ya tetap berjalan dan berlanjut," pungkasnya.