Daftar 5 Polisi yang Dapat Penghargaan Usai Selamatkan Bilqis, Salah Satunya Doktor Ilmu Hukum Unhas
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memberikan penghargaan kepada lima anggota Polrestabes Makassar yang telah menyelamatkan Bilqis Ramadhani.
Bilqis adalah bocah berusia empat tahun asal Makassar, Sulawesi Selatan yang diculik sejak Minggu (2/11/2025).
Ia menghilang selama lima hari dan diketahui telah berpindah tangah ke beberapa pihak di Makassar, Yogyakarta, hingga Jambi.
Bilqis baru ditemukan di Merangin, Jambi pada Sabtu (8/11/2025) setelah polisi membekuk dua orang pelaku satu hari sebelumnya.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengaku bahagia setelah menerima kabar bahwa Bilqis telah kembali ke pelukan keluarga.
Ia menjelaskan, pihaknya memberikan penghargaan kepada lima polisi yang terlibat dalam operasi pencarian dan penyelamatan Bilqis sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kecepatan, dan profesionalisme
Ia menilai, tim kepolisian sudah bekerja tanpa henti mencari jejak penculik Bilqis hingga ditemukan.
“Kami sangat berterima kasih. Kecepatan dan ketanggapan tim kepolisian ini bukan hanya membanggakan institusi, tapi juga menjadi bukti hadirnya negara dan pemerintah dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ujar Munafri dikutip dari Tribun Timur, Senin (10/11/2025).
Daftar 5 Polisi yang Dapat Penghargaan
Pemkot Makassar memberikan penghargaan kepada lima polisi yang menyelamatkan Bilqis saat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-418 Kota Makassar di Lapangan Karebosi, Minggu (9/11/2025).
Polisi yang terlibat dalam operasi pencarian dan penyelamatan Bilqis adalah:
- Kanit Jatanras Polrestabes Makassar AKP Hamka
- Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Nasrullah
- Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar Ipda Supriadi Gaffar
- Anggota Jatanras Bripka Megawan Parante
- Anggota Jatanras Briptu Muh Arif.
Dari lima nama yang sudah disebutkan, salah satu polisi merupakan lulusan doktor ilmu hukum.
Ia adalah Iptu Nasrullah yang pernah menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Makassar. Ia lulus dari universitas ini pada Senin (7/7/2025).
Berdasarkan catatan Tribun Timur, Senin (10/11/2025), Nasrullah lahir di Jeneponto, Sulawesi Selatan pada 21 Juni 1987.
Jauh sebelum memperoleh predikat doktor, ia menempuh pendidikan di SD Negeri Lembangloe pada 1999, SMP/Madrasah Tsanawiyah Modern Takalar pada 2002, SMA/Madrasah Aliyah Takalar pada 2005, D-3 Akademi Keperawatan Mappaodang (2011), dan S-1 Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Lembaga Pendidikan Indonesia Makassar (2010).
Nasrullah melanjutkan pendidikan magister (S-2) di Universitas Muslim Indonesia pada 2019.
Selain memiliki latar belakang pendidikan yang mentereng, ia juga telah menempuh berbagai jabatan di kepolisian. Kariernya dimulai sebagai BA Ditsamapta Polda Sulsel pada 2006, kemudian BA Biddokkes Polda Sulsel pada 2014, dan Banum Subdit 3 Ditreskrimum Polda Sulsel pada 2017.
Perjalanan karier Nasrullah berlanjut sebagai Pama Polda Sulsel pada 2020, Kasubnit Unit Idik V Satreskrim Polrestabes Makassar pada 2021, hingga menjabat Pama Polrestabes Makassar di tahun yang sama.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.