Cara Bikin Gorengan agar Tidak Bikin Sakit Tenggorokan

gorengan, puasa, Cara Bikin Gorengan agar Tidak Bikin Sakit Tenggorokan, 1. Minyak harus benar-benar panas sebelum menggoreng, 2. Gunakan api sedang, jangan terlalu kecil, 3. Jangan menumpuk gorengan saat ditiriskan, 4. Alas tisu harus sering diganti

Gorengan sering jadi menu favorit saat berbuka puasa. Bakwan, tahu isi, hingga tempe goreng hampir selalu ada di meja.

Namun, tidak sedikit orang mengeluh tenggorokan terasa tidak nyaman, kering, atau perih setelah menyantap gorengan. Padahal, masalahnya bukan semata-mata pada minyak goreng yang digunakan.

Banyak yang belum sadar bahwa cara menggoreng yang kurang tepat justru membuat gorengan menyerap minyak berlebih. Gorengan yang terlalu berminyak inilah yang memicu rasa “panas” di tenggorokan, apalagi jika dikonsumsi saat perut kosong ketika berbuka.

Supaya gorengan tetap renyah, ringan, dan lebih ramah di tenggorokan selama puasa, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sejak proses menggoreng.

gorengan, puasa, Cara Bikin Gorengan agar Tidak Bikin Sakit Tenggorokan, 1. Minyak harus benar-benar panas sebelum menggoreng, 2. Gunakan api sedang, jangan terlalu kecil, 3. Jangan menumpuk gorengan saat ditiriskan, 4. Alas tisu harus sering diganti

Makanan yang digoreng dapat meningkatkan kadar kolesterol.

1. Minyak harus benar-benar panas sebelum menggoreng

Kesalahan paling sering terjadi adalah memasukkan adonan gorengan saat minyak belum cukup panas. Minyak yang masih hangat membuat adonan menyerap lemak lebih banyak karena tidak langsung membentuk lapisan renyah di permukaan.

Akibatnya, gorengan terasa berat, berminyak, dan kurang nyaman saat dimakan. Pastikan minyak sudah panas stabil sebelum bakwan atau gorengan lain dimasukkan.

2. Gunakan api sedang, jangan terlalu kecil

Api yang terlalu kecil membuat gorengan seolah direbus dalam minyak. Proses memasaknya jadi lebih lama dan minyak semakin banyak terserap.

Sebaliknya, api yang terlalu besar juga berisiko membuat bagian luar cepat gosong sementara bagian dalam belum matang. Api sedang adalah pilihan paling aman agar gorengan matang merata dan tetap kering.

gorengan, puasa, Cara Bikin Gorengan agar Tidak Bikin Sakit Tenggorokan, 1. Minyak harus benar-benar panas sebelum menggoreng, 2. Gunakan api sedang, jangan terlalu kecil, 3. Jangan menumpuk gorengan saat ditiriskan, 4. Alas tisu harus sering diganti

Ilustrasi gorengan. Gorengan adalah salah satu makanan yang bisa membuat kolesterol tinggi, selain daging merah, jeroan, dan makanan manis.

3. Jangan menumpuk gorengan saat ditiriskan

Setelah diangkat, gorengan sebaiknya tidak langsung ditumpuk begitu saja. Gorengan yang berada di bagian bawah akan menyerap minyak dari gorengan di atasnya.

Atur posisi gorengan berjajar atau beri jarak agar minyak bisa turun dan tidak kembali terserap.

4. Alas tisu harus sering diganti

Meniriskan gorengan di atas tisu memang membantu mengurangi minyak, tapi tisu yang sudah basah karena minyak tidak lagi efektif.

Jika tisu sudah penuh minyak, segera ganti dengan yang baru agar sisa minyak benar-benar terserap dengan maksimal. Langkah sederhana ini cukup berpengaruh pada hasil akhir gorengan.

Dengan teknik menggoreng yang tepat, gorengan bisa tetap gurih dan renyah tanpa terasa “berat” di tenggorokan.

Menjelang bulan puasa, kebiasaan kecil di dapur ini bisa membantu menjaga kenyamanan saat berbuka, sehingga gorengan tetap jadi favorit tanpa bikin tenggorokan bermasalah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang