Tips Memilih Makanan Sahur Agar Tidak Cepat Lapar

Ilustrasi Makanan Khas Nusantara dan Asia Tenggara, 1. Pilih Karbohidrat Kompleks, 2. Perbanyak Protein, 3. Serat, 4. Jangan Lupakan Lemak Sehat, 5. Pastikan Kebutuhan Air Terpenuhi
Ilustrasi Makanan Khas Nusantara dan Asia Tenggara

 Sahur adalah momen penting untuk menjalankan ibadah puasa tetapi justru sering disepelekan oleh banyak orang. Mirisnya, beberapa orang memilih menu sahur secara asal, memilih makanan yang praktis tanpa mempertimbangkan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Pilihan makanan saat sahur menentukan bagaimana tubuh bertahan menahan lapar dan haus seharian. Banyak faktor yang membuat seseorang cepat lapar saat berpuasa, seperti kurangnya asupan nutrisi seimbang, jenis makanan yang cepat dicerna tubuh, hingga kebiasaan makan terburu-buru saat sahur.

Untuk itu, penting memahami bagaimana memilih makanan yang tepat agar energi bertahan lebih lama dan puasa terasa lebih ringan. Dengan begitu, energi Anda tetap stabil selama puasa, nutrisi sahur harus tepat.

Berikut tips memilih makanan saat sahur agar tidak cepat lapar.

1. Pilih Karbohidrat Kompleks

Mengutip Cleveland Clinic, kombinasi karbohidrat kompleks, protein, dan serat membantu menjaga rasa kenyang lebih lama karena dicerna tubuh secara bertahap. Karbohidrat kompleks adalah sahabat terbaik Anda saat sahur.

Berbeda dengan karbohidrat sederhana seperti nasi putih atau roti tawar yang cepat dicerna, karbohidrat kompleks dilepaskan secara bertahap sehingga memberikan energi lebih lama. Contoh pilihan yang baik antara lain nasi merah, oats, kentang, atau roti gandum. 

2. Perbanyak Protein

Protein membantu memperlambat proses pencernaan dan memberi rasa kenyang lebih lama. Sumber protein bisa berasal dari telur, daging tanpa lemak, tahu, tempe, atau yogurt. Protein juga membantu menjaga massa otot selama puasa sehingga tubuh tetap fit.

3. Serat

Sementara menurut Harvard T.H. Chan School of Public Health, makanan tinggi serat juga membantu mengontrol kadar gula darah sehingga mengurangi rasa lapar yang muncul tiba-tiba. Serat bekerja bersama karbohidrat kompleks untuk menahan rasa lapar.

Sayur dan buah kaya serat seperti bayam, brokoli, apel, dan pir adalah pilihan ideal untuk sahur. Selain menjaga kenyang, serat juga membantu pencernaan agar tetap lancar saat puasa.

4. Jangan Lupakan Lemak Sehat

Banyak orang takut makan lemak saat sahur karena takut gemuk, padahal lemak sehat diperlukan tubuh. Lemak sehat membantu memperlambat pengosongan lambung sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama. Minyak zaitun, alpukat, kacang-kacangan, dan biji-bijian adalah contoh lemak sehat yang bisa Anda tambahkan dalam porsi sahur.

5. Pastikan Kebutuhan Air Terpenuhi

Rasa lapar sering kali berkaitan dengan rasa haus yang tersamar. Pastikan Anda minum cukup air saat sahur agar tubuh terhidrasi dengan baik sepanjang puasa. Hindari minuman berkafein seperti kopi atau teh pekat karena bersifat diuretik dan mempercepat dehidrasi.

Dengan memilih kombinasi karbohidrat kompleks, protein, serat, serta lemak sehat, Anda bisa menghadapi puasa dengan lebih ringan dan bertenaga. Selamat mencoba dan semoga Ramadan Anda penuh berkah!