Tips Memilih Hunian untuk Menyambut Awal Tahun Baru, Saatnya Wujudkan Resolusi Punya Rumah Nyaman
Awal tahun sering menjadi momen penting untuk menetapkan resolusi hidup, salah satunya memiliki hunian baru yang lebih nyaman dan sesuai kebutuhan. Banyak orang memanfaatkan momen pergantian tahun untuk mulai mencari rumah yang tepat entah untuk ditempati, investasi, atau sekadar meng-upgrade kualitas hidup.
Agar resolusi ini benar-benar terwujud, penting untuk memahami apa saja yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih hunian impian. Apa saja yang perlu dipertimbangkan? Berikut ini rangkumannya seperti dilansir dari berbagai sumber.
1. Tentukan Prioritas Sesuai Gaya Hidup
Awali dengan membuat daftar kebutuhan utama yakni apakah butuh ruang kerja karena sering WFH? Atau ingin area keluarga yang lebih luas? Catat kebutuhan harian Anda agar pilihan hunian tidak sekadar mengikuti tren, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan hidup.
2. Pertimbangkan Lokasi dan Aksesibilitas
Hunian yang ideal tidak hanya cantik, tetapi juga strategis. Pertimbangkan akses ke tempat kerja, sekolah anak, fasilitas kesehatan, hingga transportasi umum. Hunian dengan akses yang baik sering kali memiliki nilai investasi yang lebih stabil.
3. Pahami Konsep Seni Desain Berkesadaran
Seni desain berkesadaran (conscious design) semakin populer dalam dunia arsitektur dan interior. Konsep ini berfokus pada desain yang membuat penghuni lebih tenang, selaras dengan kebutuhan emosional, serta lebih mindful dalam menjalani aktivitas di rumah.
Desainer interior kenamaan yang juga pendiri Studioilse, Ilse Crawford pernah berkata bahwa rumah seharusnya membuat penghuninya merasa lebih manusiawi menenangkan, memulihkan, dan menginspirasi. Maka saat memilih hunian, perhatikan pencahayaan alami, ventilasi, sirkulasi ruang, dan material yang memberikan rasa nyaman.
4. Sentuhan Kriya untuk Hunian yang Lebih Personal
Kriya atau karya kerajinan tangan kini kembali diminati. Hunian dengan sentuhan kriya seperti anyaman bambu, kayu ukir, keramik handmade, atau tekstil tenun lokal mampu memberikan karakter dan kehangatan tersendiri. Selain itu, penggunaan produk kriya mendukung perajin lokal sekaligus menciptakan rumah yang lebih autentik.
Berkaitan dengan hunian, Savyavasa baru saja mengumumkan kolaborasi eksklusif dengan perupa terkemuka Indonesia Teguh Ostenrik. Kemitraan ini menghadirkan dua patung permanen yang dikreasikan khusus 'Song of the Flow dan Dance with the Wind' -yang memadukan seni, alam, dan desain berkesadaran untuk memperkaya pengalaman para pemilik hunian.
Terinspirasi oleh elemen tanah, air, dan udara, karya-karya monumental ini meneguhkan positioning Savyavasa, ‘Crafted in Harmony, Perfected by Nature.’ Lebih dari sekadar instalasi, kedua mahakarya ini terintegrasi dengan lanskap hunian, dirancang sebagai bagian dari guest experience.
Seni patung
Kolaborasi ini ditandai komitmen bersama pada desain yang bermakna dan bersifat tahan lama. Dibangun dari baja corten yang tahan lama, karya ini merepresentasikan praktik produksi yang bertanggung jawab dan berfungsi sebagai penanda permanen yang memperkuat wayfinding serta interaksi penghuni.
Song of the Flow
Berada di Tower 1, patung berbentuk pita logam setinggi sekitar lima meter ini menghadirkan gestur yang halus dan mengalir, mengundang jeda pandang yang tenang. Di siang hari permukaannya menangkap dan memantulkan cahaya secara lembut; menjelang senja, patina yang kian dalam memberi kehangatan warna, menyatu dengan air dan lanskap di sekitarnya.
Dance with the Wind
Di Tower 2, tiga bidang logam melengkung tersusun bagai kain yang tersentuh hembus angin. Komposisi ini menampilkan kesan gerak yang tertahan dan elegan, mendorong penikmat berjalan mengitari karya untuk menemukan ritme langkahnya sendiri - sebuah ekspresi harmoni dengan alam yang menjadi prinsip Savyavasa.
“Kami percaya bahwa kota yang maju harus dibangun di atas landasan kriya, alam, dan keberlanjutan. Kehadiran kami, serta kolaborasi dengan Teguh Ostenrik, merupakan perwujudan nyata dari visi kami menghadirkan karya seni yang bernilai budaya tinggi sekaligus mengedepankan pembangunan yang bertanggung jawab.” kata Chandra Asali, Director JSI Group sekaligus President Director PT Jantra Swarna Dipta dalam keterangannya.