Peran Sopir di Kasus CCTV Inara Disorot, ART Diperiksa 10 Jam

Peran Sopir di Kasus CCTV Inara Disorot, ART Diperiksa 10 Jam

Kasus dugaan akses ilegal rekaman CCTV yang dilaporkan Inara Rusli terus bergulir di Bareskrim Polri.

Dalam pemeriksaan terbaru, terungkap peran sopir berinisial A dalam pengambilan dan pemindahan rekaman tersebut.

Keterangan itu disampaikan kuasa hukum mantan ART Inara, Y, yang diperiksa selama sekitar 10 jam.

Penyidik kini menelusuri kronologi pemindahan 10 file video dari memori CCTV.

Ponsel jadi perantara

Kuasa hukum Y, Isa Bustomi, menjelaskan bahwa A mengambil memori CCTV dari lantai tiga rumah Inara. 

Namun perangkat milik A disebut tidak kompatibel untuk langsung menerima file.

"Memang pada saat itu meminjam HP-nya ini dari HP saksi Y waktu itu, karena kebetulan tidak bisa dipindahkan langsung ke HP-nya dia karena alasannya mungkin beda perangkat ya, dua HP-nya itu enggak bisa, baru dimasukkan ke HP saksi Y baru dipindahkan ke HP milik saksi A gitu," ujar Isa, dikutip dari , Sabtu (14/2/2026). 

Proses pemindahan dilakukan dua tahap menggunakan kabel OTG.

"Jadi dia yang mengambil memori lalu memindahkan ke HP. Nah dari HP itu dipindahkan lagi menggunakan kabel OTG ke perangkatnya dia sendiri," jelas Isa.

Dicecar 26 pertanyaan

Y diperiksa sejak pukul 11.00 WIB dan mendapat sekitar 26 pertanyaan dari penyidik.

"Tadi dari awal pemeriksaan itu dari jam 11, kurang lebih pertanyaannya ada 26 pertanyaan. Hari ini diperiksa terkait kepemilikan handphone-nya saksi Y, makanya saat ini juga sedang diperiksa oleh penyidik," terang Y. 

Y disebut mengetahui pemindahan tersebut, namun saat itu belum berani melaporkan kepada Inara.

"Tidak (langsung info ke Inara), karena waktu itu memang posisi saksi Y masih belum berani untuk menginfokan hal tersebut," ujarnya.

Kasus ini masih dalam tahap pendalaman penyidik, termasuk rencana pemanggilan sejumlah saksi lain untuk mengungkap alur pengambilan dan dugaan penyebaran rekaman tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang