Heboh Video CCTV Bocor! Inara Rusli Laporkan ke Bareskrim, Siapa Penyebarnya?

Inara Rusli
Inara Rusli

Selebgram Inara Rusli resmi mengambil langkah hukum setelah video rekaman CCTV (closed circuit television) dari rumah pribadinya beredar luas tanpa izin.

Lalu siapa terlapornya? Pihak kepolisian masih belum dapat memastikan siapa pihak yang dilaporkan, karena proses penyelidikan sedang berjalan. Polisi masih menelusuri identitas pelaku yang pertama kali menyebarkan rekaman pribadi tersebut.

"Terlapornya masih dalam penyelidikan," ujar Kepala Subdirektorat I Direktorat Tindak Pidana Siber (Dirtipid Siber) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Komisaris Besar Polisi Rizki Agung Prakoso, Jumat, 28 November 2025.

Dia menjelaskan, laporan yang diterima Bareskrim Polri tersebut terkait dengan dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Hingg kini, laporan masih ditindaklanjuti.

"Betul (Inara membuat laporan atas penyebaran CCTV)," kata Rizki.

Sebelumnya diberitakan, polemik rekaman CCTV yang menyeret nama Inara Rusli kembali memasuki babak baru. Merasa dirugikan dan privasinya dilanggar, Inara resmi menempuh jalur hukum dengan melaporkan pihak yang diduga menyebarkan rekaman dari ruang pribadinya ke Bareskrim Mabes Polri.

Ia menegaskan bahwa rekaman tersebut tidak seharusnya beredar luas, terlebih lagi dijadikan dasar laporan dugaan perselingkuhan yang menyeret dirinya dan Insanul Fahmi.

Dalam laporan yang diajukan, Inara memasukkan pasal terkait pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Rekaman itu dianggap telah dipublikasikan tanpa seizin pemilik data, sehingga memenuhi unsur penyebaran konten pribadi yang dilindungi oleh undang-undang.

Langkah ini sekaligus menjadi respons terhadap penggunaan rekaman CCTV tersebut sebagai barang bukti dalam laporan Wardatina Mawa, istri sah Insanul Fahmi, yang menduga adanya perselingkuhan sekaligus perzinaan.

Kasubdit I Siber Bareskrim Polri, Kombes Pol Rizki Agung Prakoso, membenarkan adanya laporan yang diajukan Inara. Ia menyebut penyidik masih bekerja menelusuri sumber pertama penyebaran video tersebut, termasuk bagaimana rekaman itu dapat berpindah tangan hingga akhirnya digunakan dalam laporan Mawa. 

"Betul, terlapornya masih dalam penyelidikan," kata Rizki dalam pesan singkatnya, Jumat 28 November 2025.