Peran Perempuan di Rumah, Ini 5 Hal Penting yang Dilakukan Ibu Saat Ramadan

Ilustrasi Keluarga
Ilustrasi Keluarga

 Bulan Ramadan sering kali menghadirkan dinamika baru dalam kehidupan keluarga. Di balik suasana hangat sahur dan berbuka, terdapat peran besar seorang ibu yang menjaga agar ritme kehidupan rumah tangga tetap berjalan harmonis. Mulai dari menyiapkan hidangan, mengatur aktivitas keluarga, hingga memastikan kebutuhan anak-anak terpenuhi, peran perempuan di rumah menjadi semakin terasa selama bulan suci.

Di banyak keluarga, ibu menjadi sosok yang menjaga keseimbangan berbagai aktivitas rumah tangga. Tugas yang dijalankan tidak hanya bersifat praktis, tetapi juga mencakup peran emosional dan edukatif bagi anggota keluarga. Scroll lebih lanjut yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ramadan pun menjadi momen yang tepat bagi para ibu untuk menata kembali berbagai kebiasaan keluarga agar lebih terarah dan penuh makna.

Berdasarkan studi Sun Life Women’s Wealth in Focus: When Care Comes First, setengah dari perempuan di Indonesia menjalankan peran utama dalam mengelola kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Fakta ini menunjukkan bahwa perempuan kerap menjadi penggerak utama yang memastikan keluarga tetap berjalan dengan baik.

Dalam konteks gaya hidup keluarga selama Ramadan, setidaknya ada lima hal penting yang sering dilakukan ibu untuk menjaga keseimbangan rumah tangga.

1. Menjaga Ritme Aktivitas Rumah Selama Ramadan

Selama Ramadan, jadwal keluarga biasanya berubah. Waktu makan berpindah ke sahur dan berbuka, sementara aktivitas harian harus tetap berjalan seperti biasa. Di sinilah peran ibu terlihat jelas dalam menjaga ritme rumah tangga, mulai dari merencanakan menu, mengatur waktu memasak, hingga memastikan seluruh anggota keluarga dapat menjalankan ibadah dengan nyaman.

2. Memikirkan Masa Depan Anak Sejak Dini

Ramadan juga menjadi momen refleksi bagi banyak orang tua, termasuk ibu, untuk memikirkan masa depan anak-anak. Tidak hanya soal pendidikan formal, tetapi juga pembentukan karakter, nilai hidup, dan kebiasaan baik yang akan mereka bawa hingga dewasa.

Ramadan adalah momen tepat mengevaluasi masa depan anak. Pastikan tabungan pendidikan mereka terlindungi dari risiko yang bisa menimpa orang tua. Mulai menyiapkan rencana pendidikan sejak dini agar beban tidak terasa berat di kemudian hari.

3. Mengajarkan Anak tentang Nilai Berbagi

Tradisi Lebaran sering kali identik dengan pemberian angpao kepada anak-anak. Bagi para ibu, momen ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan sederhana. Anak dapat diajarkan untuk memahami pentingnya menabung, menggunakan uang secara bijak, serta menyisihkan sebagian untuk berbagi dengan orang lain.

4. Menjaga Kesehatan sebagai Pilar Keluarga

Dalam keluarga, kesehatan ibu memiliki peran yang sangat penting. Ketika ibu dalam kondisi sehat, aktivitas rumah tangga dapat berjalan lebih lancar. Karena itu, menjaga kesehatan fisik dan mental menjadi hal yang tidak boleh diabaikan, terutama di tengah padatnya aktivitas selama Ramadan.

5. Melengkapi Ikhtiar dalam Menjaga Keluarga

Dalam nilai-nilai Islam, menjaga keluarga merupakan bagian dari ikhtiar—usaha yang dilakukan dengan niat baik sebelum akhirnya berserah diri kepada Allah. 

Ikhtiar ini bisa diwujudkan dalam berbagai bentuk, mulai dari membangun kebiasaan hidup sehat hingga mempersiapkan perlindungan yang selaras dengan nilai-nilai yang diyakini. Sun Life Syariah hadir sebagai teman seperjalanan yang amanah, mendampingi keluarga Indonesia dalam setiap langkah ikhtiar untuk merencanakan perlindungan finansial yang lebih tenang dan selaras dengan nilai-nilai syariah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebagai langkah nyata dalam berikhtiar secara finansial, Sun Life Syariah hadir sebagai teman seperjalanan keluarga. Melalui prinsip tolong-menolong (tabarru'), peserta saling membantu menghadapi risiko kehidupan secara transparan dan sesuai prinsip syariah. Karena tujuan THR bukan hanya membuat Lebaran terasa meriah, tetapi membantu keluarga tetap tenang setelahnya," kata Maika Randini, Chief Marketing Officer Sun Life Indonesia.

Pada akhirnya, Ramadan bukan hanya tentang menjalankan ibadah puasa, tetapi juga tentang menata kembali niat, kebiasaan, serta arah kehidupan keluarga. Melalui peran ibu yang penuh ketelatenan dan perhatian, suasana rumah selama Ramadan dapat menjadi lebih hangat, teratur, dan penuh makna bagi seluruh anggota keluarga.