Tips Atasi Kulit Haus Selama Puasa, Gak Bakal Kering dan Tetap Terhidrasi

Ilustrasi kulit lembap
Ilustrasi kulit lembap

 Menjalani ibadah puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menuntut tubuh beradaptasi dengan perubahan pola makan serta asupan cairan.

Salah satu dampak yang kerap dirasakan adalah kondisi “kulit haus”, yakni keadaan ketika kulit kehilangan kelembapan, terlihat lelah, serta tampak kusam akibat berkurangnya hidrasi tubuh selama berpuasa. Scroll lebih lanjut yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kurangnya cairan dapat memengaruhi elastisitas dan kecerahan kulit. Jika tidak dirawat dengan tepat, kulit bisa terasa lebih kering, sensitif, bahkan mudah mengalami iritasi. 

Oleh karena itu, diperlukan langkah perawatan yang konsisten agar kulit tetap terhidrasi dan bercahaya sepanjang hari. 

Berikut lima tips yang bisa diterapkan selama bulan puasa:

1. Penuhi Asupan Cairan Saat Sahur dan Berbuka

Langkah paling mendasar adalah memastikan kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi. Terapkan pola minum 2-4-2 (dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur) untuk membantu menjaga keseimbangan hidrasi. 

Konsumsi buah dengan kandungan air tinggi seperti semangka dan melon juga dapat membantu menjaga kelembapan kulit dari dalam.

2. Gunakan Produk dengan Kandungan Pencerah Sekaligus Penguat Skin Barrier

Saat kulit rentan kering, memilih produk dengan formula yang tidak hanya mencerahkan tetapi juga memperkuat lapisan pelindung kulit (skin barrier) menjadi penting. 

Salah satu inovasi yang kini diperbincangkan adalah Glucinamide, kombinasi Glutathione dan Niacinamide yang diklaim mampu membantu menghadirkan kulit tampak lebih cerah dalam lima hari hingga lima malam pemakaian rutin.

Formula ini disebut memiliki kekuatan pencerah hingga 100 kali lebih efektif dibandingkan Vitamin C biasa, sekaligus membantu menjaga kesehatan skin barrier agar tetap kuat meski tubuh mengalami kekurangan cairan.

3. Maksimalkan Perawatan Siang Hari

Pada siang hari, kulit membutuhkan perlindungan ekstra dari paparan sinar matahari dan polusi, misalnya dengan Daily Bright Boost (Garden of Whisper) yang mengombinasikan Glucinamide dan Alpha Arbutin yang bekerja membantu menyamarkan noda hitam sekaligus mencerahkan kulit secara intensif.

4. Optimalkan Regenerasi Kulit di Malam Hari

Malam hari merupakan waktu terbaik bagi kulit untuk melakukan regenerasi. Perawatan seperti Overnight Bright Boost (Dreamy) memadukan Glucinamide dengan Astaxanthin, antioksidan kuat dengan klaim 100x Antioxidant Power. Kandungan ini membantu melawan stres oksidatif, mempercepat regenerasi, serta memulihkan kondisi kulit setelah seharian beraktivitas.

Teknologi Snooze Scentz yang melengkapinya juga memberikan efek relaksasi, sehingga membantu menciptakan suasana istirahat yang lebih nyaman.

5. Hindari Mandi Air Terlalu Panas dan Gunakan Pelembap Secara Rutin

Mandi dengan air yang terlalu panas dapat mengikis minyak alami kulit dan memperparah kondisi kering. Gunakan air hangat suam-suam kuku dan segera aplikasikan pelembap setelah mandi untuk mengunci hidrasi. Pilih pelembap dengan kandungan yang mendukung perbaikan skin barrier agar kulit tetap lembap lebih lama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Memasuki bulan suci, kulit cenderung mengalami dehidrasi dan menjadi lebih kering sehingga terasa ‘haus’. Kondisi inilah yang menginspirasi kami meluncurkan kampanye #AntiKulitHaus, sebagai langkah edukasi untuk menjaga kesehatan kulit bahkan sebelum Ramadan dimulai. Dengan gabungan bahan aktif Glucinamide pada rangkaian perawatan siang dan malam, Scarlett menghadirkan solusi yang membantu mencerahkan kulit di pagi hari dengan 100x Brightening Power, sekaligus merawat dan menjaga hidrasi di malam hari melalui 100x Antioxidant Power. Bagi Scarlett, inovasi berkualitas tinggi tidak harus mahal, dan produk ini adalah wujud nyata dari misi tersebut,” ungkap Fiona Anjani, CMO Scarlett.

Dengan kombinasi hidrasi dari dalam dan perawatan dari luar yang tepat, kondisi “kulit haus” selama puasa dapat diminimalkan. Konsistensi menjadi kunci agar kulit tetap sehat, terhidrasi, dan bercahaya sepanjang Ramadan.