Anggota TNI Tewas Terseret Longsor Susulan saat Evakuasi Warga di Sumbar

Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan jenazah anggota TNI dari Subdenpom XX/5 Padang, Prada Zeni Marpaung, setelah sehari dinyatakan hilang akibat terseret longsor susulan di kawasan Silaiang Bawah.
Jenazahnya ditemukan sepanjang aliran Sungai Batang Anai, tepatnya di wilayah Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat, Jumat (28/11/2025) sekitar pukul 14.05 WIB.
Tim Inafis Polda Sumatera Barat telah memastikan identitas jenazah tersebut sebagai Prada Marpaung.
Terseret Longsor saat Evakuasi Warga
Sebelumnya, Prada Marpaung bersama dua prajurit TNI lainnya dilaporkan hilang akibat terseret material longsor susulan saat membantu proses evakuasi warga terdampak longsor di kawasan Jembatan Kembar Silaiang Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, Kamis (27/11/2025).
Satu korban lainnya, Babinsa Koramil X/Koto Kodim 0307/Tanah Datar, Serda Robi, telah lebih dulu ditemukan oleh tim SAR dalam kondisi meninggal dunia.
Hingga kini, petugas masih melakukan pencarian terhadap satu anggota lainnya dari Subdenpom XX/5 Padang, yakni Pelda Yudi Gusnadi, yang juga terseret longsor di lokasi yang sama. Proses pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran sungai dan area terdampak material longsor.
TNI Sampaikan Duka dan Apresiasi
Kapendam XX/Tuanku Imam Bonjol, Letkol Kav Taufiq, menyampaikan duka mendalam dan penghormatan atas pengabdian para prajurit yang gugur dalam tugas kemanusiaan.
“Mereka adalah prajurit terbaik yang gugur saat menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara, khususnya di wilayah Sumbar yang kita cintai. Mari kita berdoa bersama agar bencana ini segera berakhir,” kata Taufiq dalam keterangan yang diterima Markas Besar TNI, Minggu (30/11/2025).
Ia menegaskan bahwa dedikasi Serda Robi dan Prada Marpaung menjadi teladan bagi seluruh prajurit TNI.
“Semoga pengabdian Serda Robi dan Prada Zeni Marpaung menjadi inspirasi bagi seluruh prajurit TNI serta menjadi pengingat bahwa tugas kemanusiaan adalah kehormatan tertinggi dalam pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujarnya.
Sementara itu, jumlah korban bencana banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar), kembali melonjak secara signifikan.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengungkapkan bahwa hingga Sabtu, 29 November 2025 malam, total 303 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 279 orang lainnya masih hilang.
Suharyanto menegaskan bahwa pembaruan data ini merupakan hasil pendataan intensif di lapangan.
Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI-Polri, BNPB, dan relawan terus bekerja tanpa henti untuk memastikan data korban terverifikasi dengan akurat.
Sebagian Artikel Telah Tayang di Kompas.com dengan Judul dan Tribunnews.com dengan judul Anggota TNI yang Hilang saat Bantu Bencana di Padang Panjang Ditemukan Meninggal di Padang Pariaman
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang