Top 26+ PMI Ilegal Gagal Dikirim ke Malaysia, Polisi Ungkap Modusnya

PMI ilegal, Riau, 26 PMI Ilegal Gagal Dikirim ke Malaysia, Polisi Ungkap Modusnya, Kronologi penggagalan pemberangkatan PMI ilegal, Korban bayar Rp 4,8 Juta hingga Rp 5,7 Juta, Identitas dan asal 26 korban calon PMI, Tanggapan BP3MI Riau

Polisi menggagalkan pengiriman pegawai migran Indonesia (PMI) ilegal ke Malaysia di Riau.

Polsek Sungai Sembilan, Polres Dumai telah menyelamatkan 26 calon PMI yang diangkut bertahap menggunakan tiga kendaraan dalam upaya menghindari pemeriksaan petugas.

Operasi ini berlangsung saat patroli dini hari di kawasan Sungai Sembilan. Polisi menduga para korban akan diberangkatkan melalui jalur ilegal menuju Malaysia.

Lantas, apa saja yang perlu diketahui dari pengungkapan pemberangkatan PMI ilegal di Riau ini?

Kronologi penggagalan pemberangkatan PMI ilegal

Pengungkapan terjadi pada Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 02.00 WIB di Jalan Raya Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai.

Kasus ini terungkap saat Unit Reskrim Polsek Sungai Sembilan melakukan patroli rutin sejak Selasa malam.

Petugas mencurigai mobil Toyota Fortuner hitam yang melintas di kawasan tersebut. Saat diperiksa, polisi menemukan delapan perempuan yang diduga calon PMI yang tidak disertai prosedur resmi. 

Tak lama kemudian, polisi menghentikan minibus Isuzu warna kuning yang membawa 17 calon PMI.

Sebuah mobil Daihatsu Sigra yang diduga berperan memantau situasi juga diamankan dengan satu calon PMI di dalamnya.

Polisi menilai pengiriman dilakukan secara bertahap untuk mengurangi risiko terdeteksi. Fortuner dan Isuzu digunakan sebagai kendaraan utama, sementara Sigra berfungsi memantau kondisi jalur.

Korban bayar Rp 4,8 Juta hingga Rp 5,7 Juta

Dari pemeriksaan awal, para calon PMI mengaku telah membayar biaya keberangkatan kepada agen sebesar Rp 4,8 juta hingga Rp 5,7 juta per orang.

Pembayaran dilakukan meski proses penempatan tidak melalui jalur resmi.

Para sopir mengaku hanya bertugas mengangkut penumpang dan menerima upah ratusan ribu rupiah per perjalanan dari seorang mandor bernama Pasaribu.

Polisi mengamankan tiga terduga pelaku, yakni Jim Siregar (33), Mulatua Turnip (26), dan Andoni Purba (31). Ketiganya diduga berperan sebagai pengantar dan pengurus keberangkatan PMI ilegal.

Tiga unit kendaraan turut disita sebagai barang bukti, yaitu Toyota Fortuner, minibus Isuzu, dan Daihatsu Sigra.

Identitas dan asal 26 korban calon PMI

Sebanyak 26 calon PMI terdiri dari 16 laki-laki dan 10 perempuan. Mereka berasal dari Aceh (15 orang), Sumatera Utara (6 orang), Kalimantan Barat (1), Lampung (1), Bengkulu (1), dan Riau (2).

Berikut identitas calon PMI yang diselamatkan polisi:

  • Eka Purnama Sembiring (34)
  • Septian (34)
  • M Afzal Gultom (25)
  • Imam Mauludin (32)
  • Abdul Rahman (36)
  • Zulhelmi (26)
  • M Akbar (25)
  • Boymi Saputra (28)
  • Rissa Harurdi (36)
  • Ridwan (47)
  • M Ramadhan (24)
  • Rian Saputra (35)
  • Bemi Afrianto (23)
  • Samsul Bahri (26)
  • Fauzan Azima (23)
  • Jafri Falida (27)
  • Enda Panggabean (40)
  • Puspitasari (40)
  • Putri Fajar Sari (30)
  • Devi (33)
  • Nerdina (30)
  • Sofia (42)
  • Tiva Linda (48)
  • Sri Wahyuni (29)
  • Dini (23)
  • Masriati (30).

Tanggapan BP3MI Riau

Kepala BP3MI Riau, Fanny Wahyu Kurniawan, mengapresiasi langkah cepat kepolisian.

"Kami mengapresiasi setinggi-tingginya langkah Polsek Sungai Sembilan dan Polres Dumai yang berhasil menggagalkan upaya penempatan ilegal ini. Penyelamatan 26 PMI merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi warga dari praktik perdagangan orang dan eksploitasi," kata Fanny, dikutip dari Tribun Pekanbaru, Kamis (15/1/2026).

Seluruh calon PMI saat ini menjalani pendataan dan penanganan lanjutan. Polisi masih mendalami jaringan pengiriman PMI ilegal ke Malaysia yang beroperasi melalui Dumai.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunPekanbaru.com dengan judul "Identitas 26 Calon PMI Ilegal yang Digagalkan Berangkat ke Malaysia, Terbanyak Asal Aceh dan Sumut".

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunPekanbaru.com dengan judul "Breaking News: Keberangkatan 26 PMI Ilegal ke Malaysia Digagalkan di Dumai, Tiga Orang Diamankan".

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang