Pemain Persib, Adam Alis Dicari Polisi Malaysia Akibat Video Viral
Kasus video viral pemain Persib Bandung, Adam Alis, terus melebar dan kini menjadi perhatian serius aparat Malaysia.
Polisi Diraja Malaysia (PDRM) memastikan akan mengambil langkah tegas setelah unggahan Adam dinilai mencoreng nama baik institusi kepolisian negeri jiran tersebut.
PDRM bahkan siap menggandeng Polri hingga Interpol untuk meminta keterangan langsung dari gelandang 31 tahun itu. Langkah ini disampaikan Kepala Polisi Selangor, Datuk Shazeli Kahar, dalam konferensi pers di Markas Besar Kontingen Kepolisian Selangor, Jumat 14 November 2025
“PDRM sedang menjalin komunikasi intensif dengan mitra strategis di Indonesia untuk membantu penyelidikan. Ini termasuk kerja sama dengan Kepolisian Nasional,” ujar Shazeli, dikutip dari Kosmo.
Tak berhenti di situ, PDRM juga mengerahkan perwakilan mereka di Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta untuk memfasilitasi proses pengambilan keterangan.
Shazeli menegaskan bahwa pihaknya turut melibatkan Interpol sebagai bagian dari upaya menjaga kredibilitas kepolisian Malaysia di mata internasional.
“Kami masih berkomunikasi dengan Interpol dan mitra strategis lainnya. Proses ini tentu memerlukan waktu,” ucapnya.
Kasus ini bermula dari unggahan video Adam Alis di Instagram yang menampilkan dirinya bersama sejumlah pemain Persib sedang diberhentikan polisi Malaysia karena melawan arus lalu lintas.
Situasi memanas ketika Robi Darwis, yang tidak membawa paspor, memperlihatkan kartu anggota TNI untuk melanjutkan perjalanan.
Video tersebut langsung viral dan memicu reaksi keras warganet Malaysia. Banyak yang menilai narasi Adam dalam video itu melecehkan PDRM, sehingga desakan agar Adam diperiksa semakin menguat.
Insiden itu terjadi usai laga Selangor vs Persib dalam ajang Liga Champions Asia Two 2025/2026. Kini, persoalan tersebut berkembang menjadi isu antarnegara yang menyita perhatian publik di Malaysia maupun Indonesia.