Kronologi Lengkap Hilangnya Syafiq di Gunung Slamet: dari 27 Desember hingga Ditemukan 14 Januari

Syafiq ditemukan, Gunung Slamet, Kronologi Lengkap Hilangnya Syafiq di Gunung Slamet: dari 27 Desember hingga Ditemukan 14 Januari, 27 Desember 2025: Melakukan pendakian Gunung Slamet, 29 Desember 2025: Himawan ditemukan di Pos 9, 3 Januari 2026: Pencarian terus dilakukan, 7 Januari 2026: Operasi SAR dihentikan, 9 Januari 2026: Relawan memutuskan terus bergerak, 14 Januari 2026: Syafiq ditemukan

Setelah hilang sejak 27 Desember 2025, pendaki Gunung Slamet asal Magelang, Jawa Tengah, Syafiq Ridhan Ali Razani (18) akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (14/1/2026).

Syafiq ditemukan di lereng puncak selatan Gunung Slamet, tepatnya di antara jalur Gunung Malang dan Baturraden.

Penemuan Syafiq ini mengakhiri misi pencarian yang sudah berlangsung selama lebih dari dua pekan sejak Syafiq dinyatakan hilang saat mendaki.

Tim Sar sendiri menyatakan Syafiq hilang pada Senin (29/12/2025).

Begini kronologi hilangnya Syafiq hingga ditemukan pada Rabu.

27 Desember 2025: Melakukan pendakian Gunung Slamet

Diketahui, Syafiq Ridhan Ali Razani, siswa kelas XII SMAN 5 Kota Magelang, mendaki Gunung Slamet bersama rekannya, Himawan Choidar Bahran, warga Secang, Kabupaten Magelang, pada Sabtu (27/12/2025).

Keduanya memilih melakukan pendakian melalui jalur Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang.

Kakak kandung Syafiq, Naufal Hisyam mengatakan, adiknya sempat berpamitan kepada keluarga dengan menyebut tujuan pendakian adalah Gunung Sumbing.

Namun ternyata Syafiq dan Himawan menuju Gunung Slamet. Perubahan tujuan gunung ini baru diketahui keluarga saat mereka menerima foto Syafiq dari basecamp.

“Awalnya bilangnya mau ke Gunung Sumbing. Tiba-tiba mengirim foto dari basecamp Slamet,” ujar Naufal.

Dilansir dari Rabu (14/1/2026), saat itu Syafiq juga menyampaikan kepada keluarga bahwa pendakian dilakukan secara tektok dan akan turun pada Minggu sore.

Namun hingga Minggu malam, keluarga tidak menerima kabar apa pun.

Setelah dilakukan pengecekan, KTP dan sepeda motor Syafiq diketahui masih berada di basecamp Dipajaya, namun posisi korban tidak diketahui.

29 Desember 2025: Himawan ditemukan di Pos 9

Dilansir dari pemberitaan , Kamis, tim pengelola basecamp yang melakukan penyisiran cepat menemukan Himawan pada Senin (29/12/2025) di sekitar Pos 9, sekitar 100 meter dari puncak Gunung Slamet.

Saat ditemukan, kondisi Himawan sangat lemah dengan cedera serius di bagian kaki.

"Menurut Himawan, Syafiq Ridhan sempat turun untuk mencari bantuan," tulis keterangan tim penyelamat.

"Nahas, niat mulia Syafiq Ridhan untuk menjemput pertolongan justru membawanya hilang ditelan keangkuhan lereng Slamet," tambahnya.

Di hari yang sama inilah, Syafiq secara resmi dinyatakan hilang. Dan tim pencarian segera bergerak menyusuri Gunung Slamet.

3 Januari 2026: Pencarian terus dilakukan

Syafiq ditemukan, Gunung Slamet, Kronologi Lengkap Hilangnya Syafiq di Gunung Slamet: dari 27 Desember hingga Ditemukan 14 Januari, 27 Desember 2025: Melakukan pendakian Gunung Slamet, 29 Desember 2025: Himawan ditemukan di Pos 9, 3 Januari 2026: Pencarian terus dilakukan, 7 Januari 2026: Operasi SAR dihentikan, 9 Januari 2026: Relawan memutuskan terus bergerak, 14 Januari 2026: Syafiq ditemukan

Anggota SAR gabungan saat melakukan pencairan pendaki asal Magelang Syafiq Ridhan Ali Razan (18) yang hilang di Gunung Slamet, Rabu (7/1/2026). Pencarian Syafiq Ali membuahkan hasil di hari ke-16 pencarian, Rabu (14/1/2026).

Hingga Sabtu (3/1/2026), sebanyak 111 personel gabungan dikerahkan dan area pencarian diperluas hingga radius 5 kilometer dari titik terakhir keberadaan korban.

Komandan Posko Pencarian di Basecamp Dipajaya, Dani Fitra Maulana, mengatakan perluasan dilakukan untuk meningkatkan peluang menemukan korban meski terhalang cuaca yang kurang bersahabat.

"Jumlah total personel sampai hari ini sebanyak 111 orang. Untuk area pencarian, kami perluas hingga radius 5 kilometer dari titik terakhir korban yang sebelumnya berhasil dievakuasi," ujar Dani.

Personel dibagi ke dalam empat Search and Rescue Unit (SRU).

"Empat SRU kami sebar. SRU pertama di area Pos Pelawangan hingga jalur Gunung Malang. SRU kedua di area Pos 6 sampai Pos 5. SRU ketiga dari Pos 6 ke arah Basecamp Cemoro Sakti. Sementara SRU keempat melakukan penyisiran dari Pos 4 menuju Pos 3," jelasnya.

Rescuer Kantor SAR Semarang Unit Siaga SAR Pemalang, Handika Hengki menyampaikan, pencarian terus dilakukan meski dihadapkan pada cuaca ekstrem.

"Tim SAR gabungan masih belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban, sementara kondisi cuaca ekstrem di kawasan puncak menjadi kendala utama dalam proses pencarian," ujarnya.

7 Januari 2026: Operasi SAR dihentikan

Operasi SAR resmi ditutup pada Rabu (7/1/2026) setelah dua pekan pencarian tidak membuahkan hasil.

"Operasi SAR satu pendaki yang tersesat di Gunung Slamet lewat Dipajaya telah resmi ditutup dan dialihkan ke pemantauan. Jika ada teman-teman yang masih akan mencari, bisa berkoordinasi dengan Posko Dipajaya maupun Basarnas," kata Handika.

Sedangkan hingga Jumat (9/1/2026) pagi, orangtua Syafiq masih bertahan di kawasan basecamp Dipajaya dan memilih menginap di rumah warga sekitar sambil menunggu perkembangan.

9 Januari 2026: Relawan memutuskan terus bergerak

Relawan memutuskan melanjutkan pencarian sejak Jumat (9/1/2026) melalui jalur Bambangan Purbalingga dan Baturraden Banyumas.

Koordinator Basecamp Bambangan, Syaiful Amri mengatakan, pencarian dilakukan atas dasar kemanusiaan dan tanggung jawab moral.

"Tiga hari kemarin, kami kembali menelusuri area sesuai pemetaan dari Basarnas, bahkan kami maksimalkan lagi."

"Tapi, sampai hari Minggu (11/1/2026) kemarin, belum ada tanda-tanda," ujar Syaiful.

14 Januari 2026: Syafiq ditemukan

Setelah berminggu-minggu pencarian, Syafiq Ali akhirnya ditemukan di lereng puncak selatan pada Rabu (14/1/2026), di antara jalur Gunung Malang dan Baturraden.

Kabar tersebut disampaikan oleh akun resmi Basecamp Bambangan Purbalingga.

"Alhamdulillah, survivor atas nama Syafiq Ridhan Ali Razan ditemukan. Ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) di daerah lereng puncak sebelah selatan antara jalur Gunung Malang dan Baturaden. Saat ini masih dalam proses evakuasi," tulis akun tersebut.

Dengan ditemukannya Syafiq Ali, usaha pencarian oleh relawan dinyatakan berhasil dan dilanjutkan dengan upaya evakuasi jenazah untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang