Syafiq Ditemukan Meninggal di Gunung Slamet, Sempat Bertemu Dua Pendaki Perempuan Sebelum Hilang 17 Hari

Gunung Slamet, Syafiq ditemukan, Syafiq Ditemukan Meninggal di Gunung Slamet, Sempat Bertemu Dua Pendaki Perempuan Sebelum Hilang 17 Hari

Pendaki asal Magelang, Syafiq Ridhan Ali Razan (18), yang ditemukan meninggal dunia di Gunung Slamet, Jawa Tengah ternyata sempat bertemu dua pendaki perempuan.

Hal tersebut terjadi sebelum Syafiq dinyatakan hilang pada Senin (29/12/2025).

Pada awalnya, Syafiq bersama satu temannya, Himawan, mendaki Gunung Slamet pada Sabtu (27/12/2025).

Namun, korban tidak kunjung kembali ketika mencari bantuan untuk Himawan yang mengalami kram.

Dua Pendaki Perempuan Lapor ke Tim SAR

Keberadaan dua pendaki perempuan sebelum Syafiq dilaporkan hilang terungkap dari informasi yang diterima tim SAR gabungan. 

Berdasarkan laporan Kompas TV pada Rabu (14/1/2026), dua pendaki perempuan itu mengaku sempat berpapasan dan memperhatikan pergerakan Syafiq.

Mereka bertemu dengan Syafiq di sekitar Pos 3 Gunung Slamet sebelum jejak langkah korban menghilang di tengah perjalanan.

Adapun Syafiq sebelumnya dilaporkan hilang pada Senin (29/12/2025) saat mendaki Gunung Slamet bersama seorang rekannya bernama Himawan. 

Keduanya memulai pendakian pada Sabtu (27/12/2025) dan sempat beristirahat di Pos 5.

Namun, Himawan mengalami kram pada kaki sehingga kesulitan melanjutkan perjalanan. 

Syafiq memutuskan turun lebih dulu untuk mencari bantuan dan meminta Himawan menunggu di Pos 5. 

Namun, setelah berpisah, Syafiq tidak kunjung kembali hingga malam hari dan kontak keduanya terputus.

Karena rekannya tak kembali, Himawan akhirnya bergerak naik menuju Pos 9 Gunung Slamet yang berada di ketinggian sekitar 3.183 meter di atas permukaan laut. 

Ia bertahan di kawasan tersebut hingga Selasa (30/12/2025) pagi sebelum  ditemukan tim relawan.

Himawan kemudian dievakuasi melalui Basecamp Dipajaya dalam kondisi selamat.

Kondisi Syafiq Saat Ditemukan Meninggal

Sementara itu, pencarian terhadap Syafiq terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. 

Upaya tersebut berakhir pada Rabu (14/1/2026) ketika Syafiq ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan sekitar Pos 9, tidak jauh dari lokasi Himawan terakhir kali ditemukan.

Basarnas menduga Syafiq mengalami hipotermia atau kedinginan ekstrem selama berada di gunung. 

"Kondisi celana korban sudah terlepas dari badan pendaki saat ditemukan," ujar Komandan Tim Basarnas Jawa Tengah, Andika, dikutip dari , Kamis (15/1/2026).

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang