Bukan di Dasar Kawah, Ini Lokasi Penemuan Syafiq Ali yang Hilang di Gunung Slamet
Pencarian pendaki Gunung Slamet asal Kota Magelang yang dilaporkan hilang sejak akhir Desember 2025 akhirnya berakhir.
Syafiq Ridhan Ali Razani (18) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (14/1/2026).
Korban ditemukan di lereng Puncak Selatan Gunung Slamet, tepatnya di antara jalur Gunung Malang dan Baturraden.
Penemuan ini terjadi setelah proses pencarian berlangsung selama 17 hari oleh tim SAR gabungan dan relawan.
Posisi Syafiq Ali Ditemukan Bukan di Dasar Kawah
Dilansir dari TribunJogja.com, k abar ditemukannya Syafiq dibenarkan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Magelang, Catur Budi Fajar Sumarmo.
“Alhamdulillah, pada Rabu 14 Januari 2026 sekitar pukul 10.30 WIB kami mendapatkan informasi dari relawan mandiri bahwa survivor atas nama Ali sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Catur.
Ia menjelaskan, posisi jenazah tidak berada di dasar kawah Gunung Slamet, melainkan di area tebing kawah.
“Jadi posisinya tidak di bawah kawah, tapi masih berada di tebing kawah. Posisi jenazah terbaring dan sudah terdokumentasi,” jelasnya.
Evakuasi Jenazah Diperkirakan Memakan Waktu Lama
Setelah ditemukan, tim SAR gabungan langsung melakukan persiapan evakuasi jenazah menuju posko bawah.
Namun proses evakuasi diperkirakan memakan waktu cukup lama karena medan yang ekstrem.
“Informasi terakhir sekitar pukul 14.00 WIB, proses evakuasi untuk menurunkan jenazah membutuhkan waktu kurang lebih 15 jam hingga sampai di basecamp Dipajaya,” katanya.
Setelah berhasil dievakuasi ke basecamp, jenazah direncanakan dibawa ke rumah sakit di Pemalang untuk proses pembersihan sebelum dipulangkan ke Kota Magelang.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Pemalang. Jenazah akan langsung dibawa ke rumah sakit untuk disucikan, kemudian dibawa ke Magelang menuju rumah duka,” imbuh Catur.
Area lingkaran kuning merupakan lokasi jurang bebatuan Sungai Lembarang, tempat penemuan jasad Syafiq Ridhan Ali Razani (18), pendaki asal Magelang yang hilang di Gunung Slamet pada Rabu (14/1/2026) pukul 10.00 WIB.
Konfirmasi Tim Basarnas Jawa Tengah
Dilansir dari , Tim Basarnas Jateng yang memimpin jalannya evakuasi korban, Andika membenarkan penemuan jasad Syafiq) oleh tim relawan di wilayah pos 9 pendakian gunung Slamet atau di kawasan Gunung Malang area Watu Langgar Kabupaten Purbalingga.
"Pendaki bernama Syafiq ditemukan oleh tim relawan dalam kondisi sudah meninggal dunia, dan saat ini tim evakuasi Basarnas dan tim relawan sedang dilakukan," kata Andika di Basecamp Dipajaya.
Ia menduga, Syafiq mengalami hiportemia atau kedinginan ekstrim. Sebab, saat ditemukan kondisi celana sudah terlepas dari badan pendaki.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa lokasi ditemukannya korban berada tidak jauh dari lokasi di mana rekannya, Himawan ditemukan selamat.
"Basarnas Jawa Tengah menerjunkan 6 orang dibantu dari pos Wonosobo 4 orang. Lokasi ditemukan tidak jauh dari tempat Himawan teman Syafiq," ungkap Andika.
Awal Pendakian Hingga Hilang Kontak
Syafiq Ridhan Ali Razani, siswa kelas XII SMAN 5 Kota Magelang, mendaki Gunung Slamet bersama rekannya, Himawan Choidar Bahran, warga Secang, Kabupaten Magelang, pada Sabtu (27/12/2025).
Keduanya melakukan pendakian melalui jalur Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
Diketahui, ayah Syafiq, Dhani Rusman, merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Magelang.
Kakak kandung Syafiq, Naufal Hisyam (24), mengatakan adiknya sempat berpamitan kepada keluarga dengan menyebut tujuan pendakian Gunung Sumbing.
Keluarga baru mengetahui Syafiq berada di Gunung Slamet setelah menerima foto yang dikirim korban saat berada di basecamp.
“Awalnya bilangnya mau ke Gunung Sumbing. Tiba-tiba mengirim foto dari basecamp Slamet,” ujar Naufal.
Syafiq menyampaikan kepada keluarga bahwa pendakian dilakukan secara tektok dan akan turun pada Minggu sore.
Namun hingga Minggu malam, keluarga tidak menerima kabar apa pun dan ponsel korban tidak dapat dihubungi.
Setelah dilakukan pengecekan, KTP dan sepeda motor Syafiq diketahui masih berada di basecamp Dipajaya, sementara keberadaan korban belum diketahui.
Syafiq Ridhan Ali Razan (18) warga Desa Kramat utara, Kecamatan Magelang Utara Kabupaten Magelang, Jawa Tengah yang hilang selama 17 hari di Gunung Slamet, akhirnya ditemukan dengan keadaan meninggal dunia di kawasan pos 9 pendakian Gunung Malang area Watu Langgar, Rabu (14/1/2026).
Operasi SAR dan Pencarian Mandiri Relawan
Operasi pencarian kemudian dilakukan oleh tim SAR gabungan. Namun hingga dua pekan pencarian, korban belum ditemukan. Pada Rabu (7/1/2026), operasi SAR resmi ditutup.
Dua hari berselang, pencarian dilanjutkan relawan secara mandiri sejak Jumat (9/1/2026) melalui jalur Bambangan Purbalingga dan Baturraden Banyumas.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil dengan ditemukannya Syafiq pada Rabu (14/1/2026).
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang