Duka Beruntun Keluarga Anggota Satpol PP Kebumen, Nenek Berpulang saat Melayat
Gugurnya anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Kebumen, Mochamad Faik, berujung duka beruntun bagi keluarga.
Sebelumnya diberitakan, Faik meninggal dunia ketika mengevakuasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) pada Senin (2/2/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Di tengah suasana duka, keluarga harus kehilangan nenek Faik yang meninggal ketika melayat.
Lantas, bagaimana kronologi meninggalnya nenek mendiang di rumah duka?
Nenek mendiang meninggal saat melayat
Pada Selasa (3/2/2026) malam, nenek Faik datang ke rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa dan mengantarkan cucunya ke peristirahatan terakhir.
Namun, nenek mendiang menghembuskan napas terakhir setelah lama berada di rumah duka.
Tetangga yang juga imam Masjid Raudlatul Muttaqin Keposan, Kyai Kastolani membenarkan peristiwa tersebut.
Disebutkan bahwa kepergian nenek Faik menambah pukulan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Sosok Mochamad Faid di mata sekitar
Kyai Kastolani dan tetangga lain mengenang sosok Faik yang meninggalkan kesan baik bagi sekitarnya.
Semasa hidupnya, mereka mengenal Faik sebagai sosok yang pendiam sekaligus ramah dan santun.
"Almarhum Faik dikenal sebagai pribadi yang sangat baik, pendiam, dan ramah. Ia adalah sosok yang santun dan selalu berpamitan setiap kali berangkat bekerja," ujar Kyai Kastolani, dikutip dari , Rabu (4/2/2026).
Selain itu, Ketua RW setempat, Budiarto juga menyampaikan kesan serupa.
Menurutnya, mendiang tidak pernah memiliki catatan buruk selama bermasyarakat.
"Orangnya baik, kami merasa kehilangan," ujar Budiarto, dikutip dari , Rabu (4/2/2026).
Ketua RW menambahkan, mendiang juga telah merencanakan pernikahan dalam waktu dekat.
Namun sayangnya, rencana itu tinggal kenangan karena Faik kini sudah berpulang untuk selamanya.
"Sudah ada rencana nikah, di sekitar bulan Juni atau Juli," tambahnya.
Pemakaman kedinasan sebagai penghormatan terakhir
Jenazah Mochamad Faik telah dimakamkan di TPU Kelurahan Kebumen, Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 9.30 WIB.
Pemakaman secara kenidasan itu berlangsung khidmat dan dihadiri pegawai Pemerintah Kabupaten Kebumen, rekan Satpol PP, dan juga masyarakat sekitar.
Mewakili Bupati Kebumen, Asisten Pemerintahan Sekda Kebumen, R. Agung Pambudi juga turut datang dan menyampaikan belasungkawa.
"Kami mendoakan semoga almarhum husnul khotimah, diampuni segala khilafnya, serta mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Pengabdian almarhum bagi masyarakat Kebumen patut menjadi teladan," kata Agung Pambudi.
Selain itu, Kepala Satpol PP Kebumen, Ira Puspitasari menyampaikan makam secara kedinasan diberikan karena mendiang gugur saat menjalankan tugas negara.
"Penghormatan kedinasan diberikan karena almarhum gugur saat menjalankan tugas negara," ujar Ira Puspitasari.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang