Industri Properti Asia Makin Tangguh! Intip 5 Strategi Developer Bertahan di Tengah Tekanan Global
- 1. Mengelola Pajak sebagai Bagian dari Strategi Bisnis
- 2. Fokus pada Proyek Berkelanjutan untuk Akses Insentif Fiskal
- 3. Mengembangkan Properti Terintegrasi yang Lebih Efisien Pajak
- 4. Transparansi dan Tata Kelola untuk Menjaga Kepercayaan Pasar
- 5. Menyesuaikan Produk dengan Kebijakan dan Struktur Pajak Lokal
Industri properti Asia menunjukkan daya tahan yang konsisten di tengah tekanan ekonomi global, suku bunga tinggi hingga ketidakpastian geopolitik. Hal ini tercermin dalam PropertyGuru Asia Property Awards Grand Final edisi ke-20 yang menyoroti kinerja developer dari 13 pasar properti di kawasan.
Lebih dari sekadar ajang penghargaan, forum ini memberi gambaran bagaimana pelaku industri menyesuaikan strategi bisnis pelaku industri properti di kawasan ini. Mulai dalam hal kepatuhan pajak, efisiensi fiskal, dan keberlanjutan sehingga tetap relevan dan kompetitif.
Diskusi internasional ini diselenggarankan selama selama tiga hari, mulai tanggal 11-13 Desember 2025 di Bangkok, Thailand.
PropertyGuru Asia Property Awards Grand Final edisi ke-20
Berikut lima strategi utama yang menandai ketangguhan industri properti Asia. Scroll ke bawah untuk informasi lengkapnya!
1. Mengelola Pajak sebagai Bagian dari Strategi Bisnis
Developer semakin menempatkan pajak bukan sekadar kewajiban, tetapi bagian dari perencanaan bisnis jangka panjang. Pengembangan township, kawasan industri, hingga mixed-use memungkinkan optimalisasi pajak daerah, insentif kawasan, dan efisiensi struktur usaha.
Strategi ini penting, mengingat laporan OECD menyebut kepatuhan pajak yang baik berkontribusi pada stabilitas investasi dan kepercayaan pasar, terutama di sektor aset bernilai besar seperti properti.
2. Fokus pada Proyek Berkelanjutan untuk Akses Insentif Fiskal
Banyak pemenang penghargaan di acara ini menonjolkan proyek berkelanjutan dan bangunan hijau. Di sejumlah negara Asia, pendekatan ini membuka peluang insentif pajak, mulai dari keringanan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), tax allowance, hingga kemudahan perizinan.
CapitaLand Development Vietnam, misalnya, dinobatkan sebagai Best Sustainable Developer (Asia). Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bagaimana keberlanjutan kini selaras dengan efisiensi biaya dan kepatuhan fiskal jangka panjang.
3. Mengembangkan Properti Terintegrasi yang Lebih Efisien Pajak
Konsep live work play dan superblock tidak hanya menjawab perubahan gaya hidup. Gaya hunia ini menciptakan efisiensi pajak melalui integrasi fungsi hunian, komersial, dan ritel dalam satu kawasan.
Model hunian ini membantu developer mengelola beban pajak operasional secara lebih terukur sekaligus meningkatkan nilai ekonomi kawasan. Di Indonesia, strategi ini terlihat dari keberhasilan proyek township dan superblock yang mendapat pengakuan regional.
4. Transparansi dan Tata Kelola untuk Menjaga Kepercayaan Pasar
Ketangguhan industri properti Asia juga ditopang oleh tata kelola yang semakin transparan, termasuk dalam pelaporan keuangan dan pajak. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan investor dan regulator.
“Para pemenang Best in Asia tahun ini menampilkan proyek yang dirancang dengan ambisi menciptakan nilai jangka panjang serta berlandaskan pertimbangan lingkungan dan sosial,” ujar General Manager PropertyGuru Asia Property Awards and Events, Jules Kay, dikutip dari keterangan tertulis pada Jumat, 2 Januari 2026.
5. Menyesuaikan Produk dengan Kebijakan dan Struktur Pajak Lokal
Pengembang yang sukses adalah yang memahami karakter pajak di tiap pasar. Hunian terjangkau, properti industri, hingga hospitality dikembangkan dengan menyesuaikan regulasi fiskal setempat agar tetap kompetitif dan berkelanjutan.
Ketua juri Grand Final, Thien Duong, menyoroti arah industri yang semakin adaptif. Ia mengatakan, momentum kolektif industri bergerak menuju proyek yang lebih berkelanjutan, berpusat pada manusia, dan adaptif secara teknologi.
Di tengah tekanan global, developer yang patuh, adaptif, dan transparan justru memiliki peluang lebih besar untuk bertahan dan tumbuh berkelanjutan. Industri properti Asia membuktikan bahwa ketangguhan tidak hanya ditentukan oleh skala proyek, tetapi juga oleh kemampuan membaca kebijakan, termasuk pajak, sebagai bagian dari strategi bisnis.