Cara Ekspedisi Ini Bertahan Selama 35 Tahun di Tengah Persaingan Logistik

ilustrasi ekspedisi
ilustrasi ekspedisi

Tidak mudah bagi perusahaan ekspedisi di Indonesia yang mampu bertahan lebih dari tiga dekade di tengah persaingan logistik yang semakin ketat. Perubahan teknologi, pola belanja masyarakat, hingga tantangan ekonomi global membuat industri ini terus bergerak dinamis. Namun, ada satu perusahaan yang menandai 35 tahun perjalanannya. 

Perusahaan ekspedisi yang bertahan selama 35 tahun tersebut ialah JNE. Dengan tema “Bergerak Bersama” menjadi pengingat bahwa keberlanjutan sebuah perusahaan logistik tidak hanya dibangun dari armada dan jaringan, tetapi dari semangat kolektif seluruh insan di dalamnya. 

Filosofi pendirinya, Alm. H. Soeprapto Soeparno, yang menekankan nilai berbagi, memberi, dan nenyantuni, menjadi fondasi yang terus dipertahankan hingga kini. Bahkan dalam rangkaian perayaan tahun ini, pesan itu kembali ditegaskan melalui berbagai kegiatan sosial dan program apresiasi karyawan.

Presiden Direktur perusahaan itu, M. Feriadi Soeprapto, menegaskan hal yang sama. Menurutnya, perjalanan selama ini tidak mungkin terwujud tanpa dukungan banyak pihak. 

“JNE ‘Bergerak Bersama’ memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia, serta mendukung sektor UMKM untuk terus tumbuh dan bergerak maju bersama JNE dengan semangat ‘Connecting Happiness’. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak yang telah bersama-sama membawa JNE hingga mencapai usia ke-35 tahun, dan mari kita terus bergerak bersama dalam menghubungkan kebahagiaan,” ujarnya dalam perayaan 35 tahun JNE di Basket Hall, GBK Senayan pada Minggu, 30 November 2025. 

Salah satu kunci ketahanan perusahaan logistik ini adalah konsistensinya dalam memberdayakan karyawan. Program pemberangkatan umrah, yang bahkan mencetak rekor MURI sebagai perusahaan jasa pengiriman dengan jumlah karyawan terbanyak yang diberangkatkan dalam tiga bulan, menjadi bukti bahwa sumber daya manusia selalu ditempatkan sebagai prioritas. 

Sebanyak 1.171 karyawan mendapatkan apresiasi dalam bentuk Umrah rutin untuk mereka yang telah bekerja selama 12 tahun, sebuah penghargaan yang jarang dilakukan oleh perusahaan lain di sektor serupa.

Tak hanya itu, ada juga kegiatan sosial lainnya hingga dukungan terhadap UMKM menjadi wujud kesinambungan nilai kemanusiaan dalam bisnis. 

“Semua kegiatan ini mengingatkan filosofi pendiri JNE, Alm. H. Soeprapto Soeparno untuk Berbagi, Memberi, dan Menyatuni. Rangkaian acara lainnya juga diisi dengan kegiatan tasyakuran, potong tumpeng, dan ziarah ke makam pendiri JNE sebagai bentuk penghormatan dan doa bersama.” ungkap Feriadi.

Dengan lebih dari 50.000 karyawan dan ribuan titik layanan, perusahaan ini membuktikan bahwa ketahanan bisnis bukan hanya tentang memperbesar skala operasi, tetapi merawat nilai, budaya, dan hubungan antarmanusia. Dua hal yang tetap disoroti selama rangkaian perayaan tahun ke-35 adalah rasa syukur dan tekad untuk terus bertumbuh bersama masyarakat.