Tragedi Kebakaran Panti Werdha Manado, Polisi Sebut 15 Jenazah Sulit Diidentifikasi

Manado, Tragedi Kebakaran Panti Werdha Manado, Polisi Sebut 15 Jenazah Sulit Diidentifikasi, Kronologi dan Upaya Evakuasi Dramatis, Kesaksian Korban Selamat: Digendong Saat Api Membesar, Identifikasi Korban di RS Bhayangkara, Daftar 16 Korban Selamat

Tragedi memilukan melanda Panti Werdha Damai di Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Sulawesi Utara, pada Minggu (28/12/2025) malam. Insiden kebakaran panti jompo tersebut mengakibatkan 16 orang meninggal dunia dan belasan lainnya luka-luka.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan mengonfirmasi bahwa mayoritas korban meninggal dunia ditemukan dalam kondisi yang memprihatinkan.

"Dari 16 korban ini, 15 tubuh korban hangus terbakar, sedangkan satu masih cukup utuh," ujar Alamsyah dalam press release di Manado, Senin (29/12/2025).

Kronologi dan Upaya Evakuasi Dramatis

Peristiwa kebakaran di Manado ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.36 Wita. Api diduga berasal dari bagian belakang bangunan dan merambat cepat ke seluruh area panti, menciptakan situasi mencekam bagi para penghuni yang mayoritas adalah lanjut usia (lansia).

Proses evakuasi berlangsung dramatis. Warga sekitar dan relawan harus berjibaku dengan asap pekat untuk menyelamatkan para lansia yang memiliki keterbatasan fisik.

Reki, salah seorang saksi mata yang membantu evakuasi, menceritakan bagaimana ia harus menggendong para penghuni panti melewati pagar.

“Kami angkat satu per satu, ada yang sudah di kursi roda, kami naikkan ke pagar,” kata Reki dengan suara bergetar.

Meski berhasil mengevakuasi tujuh orang, Reki mengaku terpukul karena beberapa di antaranya meninggal dunia akibat terlalu banyak menghirup asap.

"Ada seorang oma yang sempat bilang akan bertemu keluarganya tanggal 5 nanti, tapi dia meninggal dunia. Itu yang saya sesali," ucapnya pilu.

Kesaksian Korban Selamat: Digendong Saat Api Membesar

Salah satu korban selamat, Lao Kiem Hoa (73) atau Ci Hoa, menceritakan detik-detik dirinya lolos dari maut. Saat api mulai berkobar, Ci Hoa sedang bersiap untuk tidur di kamarnya.

Kepanikan memuncak ketika penjaga panti, Om Inyo, berteriak memperingatkannya untuk segera keluar. Dengan kondisi kaki yang lemah dan harus menggunakan walker, Ci Hoa nyaris terjebak api.

"Dia (Penatua Jhony) pikul saya keluar dari sana," tutur Ci Hoa lirih saat ditemui di IGD RSUD Manado.

Sayangnya, rekan sekamar Ci Hoa, Oma Rini, yang dalam kondisi sakit dan tidak bisa bergerak, tidak berhasil menyelamatkan diri dalam tragedi tersebut.

Ci Hoa kini menjalani perawatan intensif dan kehilangan seluruh harta bendanya.

Identifikasi Korban di RS Bhayangkara

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan proses identifikasi terhadap 16 jenazah yang kini berada di RS Bhayangkara Manado. Kombes Pol Alamsyah menjelaskan bahwa proses identifikasi mengalami kendala teknis karena kondisi jenazah yang hangus terbakar.

"Karena 15 tubuh korban terbakar, sampel jari atau gigi sudah tidak bisa diambil. Kami akan bekerja sama dengan pihak keluarga untuk meminta data-data korban guna proses identifikasi," jelas Alamsyah.

Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid menambahkan bahwa pihaknya masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti munculnya api.

Daftar 16 Korban Selamat

Berdasarkan data yang dihimpun, berikut adalah identitas 16 penghuni dan pengurus panti yang berhasil selamat dan kini dirawat di RSUD Manado:

  1. Olfa Sumual (76) - Ketua/Pengurus Panti
  2. Rike Kaligis (73)
  3. Meiske Merke (60)
  4. Christian Yusuf (52)
  5. Petrus Fredy (83)
  6. Stien Walelenh (80)
  7. Chia Chin Hin (92)
  8. Olin Kopalit (61)
  9. Joppy Wahani (70)
  10. Paulus Kaonang (70)
  11. Jetty Kandou (86)
  12. Stien Gerungan (70)
  13. Yutindam (70)
  14. Kean She Poe (68)
  15. Rolin Rumeen (64)
  16. Lao Kim Hoa (73)

Pemerintah Kota Manado melalui Sekda Steven Dandel menyatakan duka mendalam atas kejadian ini. Tragedi ini menjadi sorotan tajam mengenai standar keselamatan kebakaran pada fasilitas sosial yang menampung kelompok rentan di wilayah Sulawesi Utara.

Artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id dengan judul Ketukan Pintu Penyelamat Nyawa, Kisah Ci Hoa Lansia Selamat dari Kebakaran Panti Werdha Damai Manado

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang