Kisah Ci Hoa, Lansia yang Digendong Keluar Saat Kebakaran Panti Werdha Manado. Sahabat Sekamar Tak Tertolong

Sorot matanya masih kosong, menyiratkan trauma mendalam yang sulit hilang. Di atas ranjang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Manado, Sulawesi Utara, Lao Kiem Hoa (73) terbaring lemah.
Tubuh rentanya selamat dari maut, namun ia trauma karena kobaran api yang menghanguskan tempat tinggalnya.
Kisah pilu Ci Hoa, sapaan akrabnya, merupakan satu dari sekian fragmen menyedihkan dalam tragedi kebakaran Panti Werdha Damai Ranomuut, Kota Manado, yang terjadi pada Minggu (28/12/2025) malam sekitar pukul 20.36 Wita.
Detik-detik Mencekam di Balik Pintu Kamar
Malam itu, Ci Hoa baru saja bersiap untuk mengistirahatkan raga. Sebagai penghuni Panti Werdha, institusi pelayanan sosial bagi lansia, ia sudah terbiasa dengan ketenangan malam di panti tersebut.
Namun, ketenangan itu pecah seketika.
"Saat itu saya sudah di kamar, sudah mau tidur," ucap Ci Hoa lirih saat ditemui di RSUD Manado, Senin (29/12/2025).
Tiba-tiba, gedoran keras menghantam pintu kamarnya. Suara panik Om Inyo, sang penjaga panti, berteriak memanggil namanya.
"Ada yang panggil dari luar, 'Ci Hoa keluar, keluar!'" kenangnya menirukan suara tersebut dengan suara bergetar.
Saat pintu dibuka, pemandangan mengerikan tersaji: api sudah berkobar hebat di luar kamar. Dalam kondisi fisik yang terbatas dan harus bergantung pada alat bantu jalan (walker), Ci Hoa nyaris terjebak.
Pertolongan Dramatis dan Kehilangan Sahabat
Di tengah kepanikan, seorang penatua panti bernama Jhony datang bak pahlawan. Tanpa membuang waktu, Jhony menggendong Ci Hoa di pundaknya untuk menembus kepulan asap.
"Dia pikul saya keluar dari sana," ujar Ci Hoa sambil menggerakkan tangannya, memeragakan momen saat ia dievakuasi.
Nahas, keberuntungan tidak berpihak pada teman sekamarnya, Oma Rini.
Menurut Ci Hoa, Oma Rini sedang dalam kondisi sakit parah dan hanya bisa terbaring di kasur. Di tengah kobaran api yang cepat membesar, Oma Rini menjadi salah satu korban yang tak tertolong.
Tragedi ini membuat Ci Hoa kehilangan segalanya. Tidak ada harta benda yang tersisa, hanya pakaian yang melekat di badan. Namun, di tengah duka, ia tetap bersyukur.
"Yang penting kita bersyukur. Ini hanya anugerah Tuhan," katanya pelan.
Data Korban: 16 Meninggal Dunia, 16 Selamat
Polda Sulawesi Utara bersama Pemerintah Kota Manado telah merilis data resmi terkait musibah ini. Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, mengungkapkan bahwa terdapat 16 korban meninggal dunia dan 16 korban selamat.
"Dari 16 korban ini, 15 tubuh korban hangus terbakar, sedangkan satu masih cukup utuh," ujar Alamsyah dalam press release di Manado, Senin (29/12/2025).
Pihak kepolisian mengaku kesulitan melakukan identifikasi korban kebakaran karena kondisi jenazah yang terbakar hebat.
Tim Dokkes Polda Sulut kini mengandalkan data sekunder dan kerja sama keluarga untuk pencocokan DNA serta data medis lainnya.
Berikut adalah daftar korban selamat kebakaran Panti Werdha Damai:
- Olfa Sumual (76) - Pengurus Panti
- Rike Kaligis (73)
- Meiske Merke (60)
- Christian Yusuf (52)
- Petrus Fredy (83)
- Stien Walelenh (80)
- Chia Chin Hin (92)
- Olin Kopalit (61)
- Joppy Wahani (70)
- Paulus Kaonang (70)
- Jetty Kandou (86)
- Stien Gerungan (70)
- Yutindam (70)
- Kean She Poe (68)
- Rolin Rumeen (64)
- Lao Kim Hoa (73)
Sebatang Kara di Masa Tua
Lao Kiem Hoa lahir di Manado, 28 Juni 1952. Sebagai anak tunggal yang tidak memiliki saudara, hidupnya memang penuh kesendirian. Sebelum masuk ke panti pada tahun 2023, ia tinggal sendiri di wilayah Karame setelah rumahnya dijual.
Meskipun memiliki kerabat di Manado, Ci Hoa mengaku sudah jarang bertemu.
Kesehariannya diisi dengan beribadah sebagai jemaat Gereja Kristus Manado. Kini, setelah rumah terakhirnya (panti) rata dengan tanah karena kabekaran, masa depan Ci Hoa masih menjadi tanda tanya besar.
Tragedi kebakaran panti jompo ini menjadi pengingat pahit bagi pemerintah dan pengelola fasilitas sosial akan pentingnya sistem keselamatan kebakaran bagi kelompok rentan atau lansia yang memiliki keterbatasan mobilitas.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Polresta Manado masih melakukan olah TKP untuk memastikan penyebab pasti munculnya api yang diduga berasal dari bagian belakang bangunan tersebut.
Artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id dengan judul Ketukan Pintu Penyelamat Nyawa, Kisah Ci Hoa Lansia Selamat dari Kebakaran Panti Werdha Damai Manado
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang