Buya Yahya Ungkap Kunci Memilih Pasangan Bukan Cantik atau Pintar, Tapi.....

ilustrasi menikah
ilustrasi menikah

 Pernikahan menjadi impian banyak orang sebagai langkah untuk membangun keluarga. Namun, tidak sedikit yang masih diliputi keraguan saat ingin menikah apakah calon pasangan yang dipilih benar-benar tepat atau belum.

Lalu, bagaimana cara mengetahui apakah laki-laki atau perempuan yang akan kita nikahi adalah orang yang tepat? Menanggapi hal ini, Buya Yahya memberikan pandangannya. Ia menjelaskan bahwa untuk mempersunting seseorang, kita tidak perlu menunggu diri sendiri menjadi sosok yang sempurna atau istimewa.

Menurutnya, jika terus menunda pernikahan dengan alasan belum menjadi pribadi yang ideal, bisa jadi hingga usia bertambah pun pernikahan tak kunjung terwujud. Sebab, hidup terus berjalan dan waktu tidak menunggu siapa pun.

Karena itu, yang paling penting adalah insyaf, keinginan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik, sekaligus kesadaran atas kekurangan diri yang perlu diperbaiki.

"Maka kunci pertama untuk meminang anak gadis adalah siaplah dirimu untuk berubah biarpun mungkin anda mungkin orang yang paling jelek di kampung itu. Mungkin saat itu anda belum soleh tapi anda punya cita-cita mulia untuk menjadi yang soleh, bahkan mungkin berkata aku ingin mendapatkan istri yang bisa membimbingku. sehingga alangkah banyaknya seorang suami yang tidak bisa membaca al quran ternyata setelah menikah belajar dengan istrinya Al Quran belajar solat dengan istrinya, kuncinya adalah keinsyafan,” kata Buya Yahya dikutip dari tayangan YouTube Al Bahjah, Jumat19 Desember 2025.

Beliau melanjutkan, dalam memilih pasangan hidup, Nabi Muhammad SAW telah mengajarkan untuk mempertimbangkan empat kriteria. Salah satu yang paling utama adalah agama. Menurut Buya Yahya, yang dimaksud dengan agama bukan semata-mata kepintaran atau luasnya ilmu, melainkan rasa patuh dalam diri seorang perempuan terhadap syariat.

"Mungkin dia wanita yang bodoh tapi dia patuh dengan syariat, dia tidak mengerti, membaca al quran masih belepotan tapi kalau sudah dikatakan ustaz para ulama patuhnya luar biasa itu luar biasa. hatinya bisa dimasukki dengan kemuliaan ini adalah kunci wanita," ujar beliau.

Selain ketaatan beragama, Buya Yahya juga menekankan pentingnya memiliki sifat tawadhu, yakni rendah hati tanpa merendahkan diri. Menurutnya, seorang laki-laki saleh tidak akan mudah menyoroti apalagi membicarakan kekurangan pasangannya, terlebih jika hal tersebut bukanlah kekurangan yang sebenarnya.

"Kalau sudah berani membicarakan fisiknya manusia paling rendahnya, karena fisik yang menciptakan Allah. Suamimu istrimu adalah pilihan Allah. Tinggal untuk membuat cantik adalah tutup matamu syukuri nikmat Allah," ujar beliau.

Lebih lanjut, Buya Yahya mengingatkan bahwa Nabi Muhammad SAW juga pernah berpesan agar seorang anak perempuan dinikahkan dengan laki-laki saleh yang dekat dengan Allah dan memiliki rasa takut kepada-Nya.

"Jika dia tidak mencintai anak perempuan mu maka dia tidak akan merendahkannya. Jika dia mencintai anak perempuanmu maka dia akan memuliakannya. Di saat tidak mencintai dia tidak akan merendahkannya akan melaksanakan kewajibannya itu orang soleh," kata beliau.