Terungkap! Begini Cara Rizki Kelabui Korban saat Jadi Scammer di Kamboja

Rizki Nur Fadilah pemuda Bandung yang Diduga Jadi Korban TPPO di Kamboja
Rizki Nur Fadilah pemuda Bandung yang Diduga Jadi Korban TPPO di Kamboja

 Cara Rizki Nur Fadhilah dalam menipu korbannya akhirnya terbongkar setelah ia sendiri mengakuinya di hadapan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Dengan tenang dan sambil tersenyum, kiper asal Bandung itu menjelaskan bagaimana ia bekerja sebagai scammer di Kamboja. 

Di negara itu, ia menggunakan identitas palsu sebagai perempuan untuk merayu pria Indonesia, membuat mereka lengah, lalu mengancam mereka dengan video yang tidak pantas demi mendapatkan uang.

Dedi Mulyadi dan Rizki Nur Fadhilah

Rizki secara gamblang mengungkapkan metode yang ia gunakan. Ia memulai aksinya dengan menyamar sebagai perempuan di media sosial. Dengan cara ini, ia mudah mendekati target pria, terutama yang mudah dirayu. 

Setelah hubungan terbangun, ia menggiring korban ke percakapan yang lebih pribadi. Pada tahap inilah jebakan dipasang: Rizki mendorong korban melakukan aksi tidak senonoh. Ketika korban terperangkap, ancaman pun dimulai. Ia mengatakan akan menyebarkan rekaman itu kepada istri atau keluarga korban jika mereka tidak membayar sejumlah uang.

“Penipu, Pak. Nipu jadi cewek, Pak. Terus kemudian merayu… merayu kokoh-kokoh Indonesia, Pak,” tutur Rizki mengaku kepada Dedi Mulyadi yang dikutip dari Instagram @dedimulyadi71 pada Rabu, 26 November 2025. 

Modus pemerasan seperti ini ternyata rutin dilakukan selama ia berada di Kamboja. Fakta itulah yang menjadi pusat perhatian ketika kasus hilangnya Rizki sempat menghebohkan publik. Sebelumnya, remaja 18 tahun itu diduga menjadi korban TPPO setelah kabar beredar bahwa ia dibawa ke Kamboja melalui modus seleksi pemain PSMS Medan. Banyak orang bersimpati, mengira ia dijebak dan diperdagangkan.

Namun, semua dugaan tersebut runtuh ketika polisi mengonfirmasi bahwa Rizki justru berangkat karena keinginannya sendiri untuk bekerja sebagai scammer. Kebenaran itu diperkuat ketika Dedi Mulyadi bertemu langsung dengan Rizki.

“Nah, inilah makhluk yang menyusahkan saya,” ujar Dedi dalam video di akun Instagramnya. 

Dedi kemudian menegaskan bahwa Rizki bukan korban, melainkan pelaku yang sudah memakan banyak korban. 

“Bukan korban penipuan. Karena kamu belum ditipu. Kamu yang nipu,” tegasnya.

Dalam pengakuannya, Rizki juga menceritakan perjalanan yang ia lalui sebelum tiba di Kamboja. Ia dibuatkan paspor di Jakarta, dibawa ke Medan, kemudian ke Malaysia, dan akhirnya masuk ke Kamboja. Semua proses itu dilakukan oleh orang-orang yang tidak ia kenal sama sekali identitasnya. Mendengar semua penjelasan itu, Dedi memberikan pesan tegas agar tindakan seperti ini tidak terulang.

“Janganlah orang Indonesia ditipu oleh orang Indonesia,” ujarnya.