Viral! Helm Dicuri Muncul di Marketplace, Korban Kaget Pelaku Pakai Seragam Dishub saat COD
Sebuah video viral di media sosial memicu perhatian publik setelah menarasikan adanya oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub) yang disebut menjual helm hasil curian melalui marketplace.
Dilihat melalui unggahan video akun Instagram @fakta.beriita pada Senin, 24 November 2025, terlihat seseorang terkejut menemukan helm miliknya, yang sebelumnya hilang, dijual secara online.
Yang membuat makin heboh, korban kemudian mencoba membeli helm tersebut menggunakan metode Cash On Delivery (COD).
"Sebuah kasus pencurian helm motor terjadi di parkiran Alfamidi Jalan Ringroad, dekat RSU Tere Margaret, pada Selasa, 18 November 2025. Korban memarkirkan motornya dan meletakkan helm di atas jok dalam keadaan safety, namun saat kembali, helm tersebut sudah tidak ada," demikian narasi unggahan.
Usai helmnya hilang, korban sempat mencoba meminta rekaman CCTV untuk mencari petunjuk. Namun hasilnya nihil karena posisi pelaku tertutup mobil box sehingga tidak terekam dengan jelas.
Dua hari setelah kejadian, perkembangan baru muncul. Korban bersama temannya menemukan sebuah postingan helm yang hilang itu di marketplace Facebook.
Mereka lalu melakukan penyamaran sebagai calon pembeli dan menghubungi penjual melalui WhatsApp. Dari percakapan tersebut, kedua pihak menyepakati untuk bertemu di KM 19 Binjai guna menyelesaikan transaksi.
Saat momen COD berlangsung, kejadian tak terduga terjadi. Penjual helm yang datang tampak mengenakan seragam lengkap Dishub. Hal inilah yang membuat korban kaget dan video tersebut menjadi viral.
"Ketika diminta penjelasan, kedua oknum tersebut tidak dapat memberikan jawaban yang memuaskan. Padahal barang milik korban ada di tangan keduanya, jelas kuat menjadi bukti mereka terindikasi sebagai pencuri atau aktivitas penadahan barang curian," tulis narasi unggahan.
Video tersebut sontak menjadi sorotan di media sosial. Pada kolom komentar tak sedikit warganet yang tak menyangka pelakunya merupakan oknum yang seharusnya memberi pelayanan untuk masyarakat.
“Pecat!!! Gantinya banyak yang butuhin lowongan kerja,” komentar salah seorang warganet.
“Gimana kedepannya kalo gini terus nih,” tulis warganet lain.
“Harusnya dia yang nolongin masyarakat, malah dia yang bikin susah,” timpal warganet.