Terungkap Cara Tasya Farasya Cepat Move On dari Ahmad Assegaf, Pantesan Kelihatan Happy Terus

Tasya Farasya.
Tasya Farasya.

 Figur publik sekaligus beauty influencer ternama, Tasya Farasya, belakangan ini menjadi sorotan publik menyusul proses perceraiannya dengan sang suami, Ahmad Assegaf. Meskipun rumah tangganya tengah berada di ujung tanduk dan baru memasuki satu kali persidangan, Tasya menunjukkan ketegaran yang luar biasa dengan tetap menjalani aktivitas profesionalnya secara penuh, bahkan terkesan begitu bahagia.

Saudari kembar Tasyi Athasyia ini bahkan baru saja kembali dari Dubai setelah memenuhi undangan sebuah acara produk kecantikan berskala internasional. Di tengah kesibukan dan tekanan yang dihadapi, Tasya Farasya tak segan membagikan kunci rahasia di balik sikap positif dan semangatnya yang tetap membara.

Dalam nada bicara santai, ibu dua anak ini mengungkapkan tips move on yang ia jalani. 

“Berjalan. Move on, ya kan? Bahasa Indonesianya berjalan,” ujar Tasya Farasya, mengutip tayangan YouTube, Minggu 5 Oktober 2025. 

Ia lantas menambahkan bahwa kunci utama yang membuatnya tetap tegar adalah dengan terus menjalani hidup dan mengandalkan kekuatan doa. 

“Jalanin aja, jalanin aja, dan berdoa ya,” tutupnya dengan senyum. 

Pengakuan ini seolah mengonfirmasi bahwa Tasya memilih untuk tetap fokus pada karier dan anak-anaknya alih-alih larut dalam kesedihan.

Gugatan cerai yang diajukan oleh Tasya Farasya terhadap Ahmad Assegaf pada 12 September 2025 lalu menjadi pukulan bagi banyak pihak, mengingat pasangan ini dikenal publik sebagai salah satu pasangan selebritas yang selalu terlihat harmonis dan jauh dari isu miring. 

Mereka menikah pada 17 Februari 2018 dengan perayaan yang megah dan telah dikaruniai sepasang anak, Maryam Eliza Khair Assegaf dan Hasan Isa Assegaf.

Sidang perdana yang digelar di Pengadilan Agama Jakarta Selatan (PA Jaksel) pada Rabu, 24 September 2025, mengagendakan mediasi yang sayangnya berakhir deadlock atau gagal. 

Melalui kuasa hukumnya, Tasya Farasya mengungkapkan bahwa permasalahan rumah tangga mereka berpusat pada perselisihan terus-menerus yang membuat harapan untuk rujuk sudah tidak ada lagi.

Lebih lanjut, gugatan tersebut terungkap melibatkan isu yang cukup mengejutkan, yakni dugaan penggelapan keuangan perusahaan milik Tasya Farasya oleh Ahmad Assegaf, yang saat itu menjabat sebagai Chief of Finance (CFO). 

Selain itu, kuasa hukum juga menyebutkan bahwa kliennya merasa tidak mendapatkan nafkah lahir dan batin yang layak selama masa pernikahan mereka.

Fakta ini diperkuat dengan tuntutan nafkah yang diajukan Tasya hanya sebesar Rp 100,- (seratus Rupiah) sebagai simbol bahwa ia tidak pernah merasakan adanya nafkah yang memadai dari mantan suaminya tersebut selama ini. 

Hal ini menunjukkan bahwa fokus utama Tasya dalam gugatan ini adalah pada perceraian dan hak asuh anak yang telah disepakati jatuh kepadanya, bukan pada pembagian harta gono-gini. Tasya Farasya, yang memiliki latar belakang pendidikan kedokteran gigi namun sukses berprofesi sebagai beauty influencer dan pengusaha, kini memilih untuk bekerja lebih giat demi menafkahi kedua anaknya, membuktikan bahwa ketegasan dan semangat "berjalan" adalah kunci utamanya melewati masa sulit ini.