Yuni, Korban Longsor Cilacap yang Ditemukan Tewas Tertindih Motor Saat Berusaha Selamat

— Upaya pencarian korban tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, terus dilakukan Tim SAR Gabungan sepanjang Jumat (14/11/2025).
Sejak pagi, petugas bergerak mengevakuasi warga yang masih tertimbun material longsor usai bencana terjadi pada Kamis (13/11/2025) sekitar pukul 19.00 WIB.
Kapolresta Cilacap, Kombes Adhi Buwono, mengatakan total lebih dari 300 personel gabungan dikerahkan ke lokasi. Mereka terdiri dari unsur TNI, Polri, Basarnas, BPBD, serta berbagai relawan.
“Semua sudah kita bagi. Total ada sekitar 300 personel dikerahkan. Update dari 46 korban, 23 selamat, tiga meninggal dunia, dan 20 masih dalam pencarian. Hari ini satu korban bernama Yuni sudah ditemukan di sektor B1,” ujar Adhi.
Korban Yuni Ditemukan di Bawah Sepeda Motor
Korban perempuan bernama Yuni ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB dalam kondisi tertimbun tanah. Jasadnya ditemukan dalam posisi tertindih sepeda motor yang diduga sedang ia kendarai untuk menyelamatkan diri saat longsoran besar meluncur dari perbukitan.
Longsoran yang membawa material tanah dalam volume besar ikut menyeret rumah, kendaraan, serta benda apa pun yang berada di jalurnya.
Kepala BPBD Cilacap, Taryo, membenarkan temuan tersebut.
“Alhamdulillah, pada siang hari ini sudah ditemukan satu korban meninggal dunia,” kata Taryo.
Evakuasi jasad Yuni sempat mengalami kesulitan karena tebalnya timbunan tanah. Proses dilakukan secara manual dibantu alat berat.
Dengan ditemukannya korban ini, total korban meninggal dunia bertambah menjadi tiga orang, sementara 20 warga masih dinyatakan hilang.
Pembagian Wilayah Pencarian, Ada 5 Sektor Prioritas
Operasi pencarian kembali dimulai pada Jumat pagi pukul 08.00 WIB. Tim SAR Gabungan menerapkan sistem pembagian lima sektor berdasarkan estimasi lokasi para korban:
- Worksite A-1: 3 orang dalam pencarian
- Worksite A-2: 7 orang dalam pencarian
- Worksite A-3: 4 orang dalam pencarian
- Worksite B-1: 4 orang dalam pencarian
- Worksite B-2: 3 orang dalam pencarian
Untuk memaksimalkan pencarian, sejauh ini dua alat berat telah dikerahkan. BPBD menargetkan penambahan dua unit alat berat lagi karena idealnya diperlukan empat unit.
“Rencana hari ini ada dua alat berat lagi yang akan didatangkan. Idealnya empat alat berat, ini baru ada satu,” ujar Taryo.
Petugas juga menggunakan peralatan ekstrikasi dan peralatan manual untuk menjangkau lokasi sempit dan rawan.
Data Sementara Korban Longsor Majenang
Berdasarkan pendataan sementara, longsor menerjang dua dusun, yakni Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut.
- Selamat: 15 orang
- Meninggal dunia: 2 orang
- Dalam pencarian: 7 orang
- Total korban: 24 orang
Dusun Cibuyut
- Selamat: 8 orang
- Meninggal dunia: 0
- Dalam pencarian: 14 orang
- Total korban: 22 orang
Total Keseluruhan
- Selamat: 23 orang
- Meninggal dunia: 3 orang
- Dalam pencarian: 20 orang
- Total: 46 orang
Curah Hujan Tinggi dan Kontur Tanah Labil
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Cilacap, Budi Setyawan, menjelaskan longsor terjadi akibat hujan berintensitas tinggi sejak sore hari serta kondisi lereng yang labil.
“Material tanah tebing kemudian ambruk dan menimbun permukiman warga sekitar pukul 20.00 WIB,” ujarnya.
Longsor besar menerjang permukiman warga di Dusun Cibuyut dan Tarukahan, membuat puluhan warga hilang dan memicu operasi pencarian besar-besaran.
Tim gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, relawan, dan warga masih terus mengoptimalkan pencarian sebelum hujan kembali turun.
Sebagian Artikel Telah Tayang di Kompas.com dengan Judul dan TribunJateng.com dengan judul Korban Longsor Majenang Cilacap Ditemukan Tertindih Motor: Tim SAR Kebut Pencarian 20 Warga Hilang
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.