Kronologi Siswa SMK di Cirebon Tiba-tiba Diserang Saat Berangkat Sekolah, Korban Langsung Pingsan

Polres Cirebon Kota, tawuran siswa, penyerangan pelajar, penyerangan siswa, tawuran siswa smk, Kronologi Siswa SMK di Cirebon Tiba-tiba Diserang Saat Berangkat Sekolah, Korban Langsung Pingsan

Sekelompok siswa SMK di Cirebon, Jawa Barat terlibat aksi penyerangan antarpelajar.

Insiden tersebut terjadi di Jalan Brigjen Dharsono (By Pass), Kota Cirebon,pada Rabu (12/11/2025) pagi.

Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, sejumlah pelajar tampak berlarian di tengah jalan.

Beberapa di antaranya terlibat baku hantam, sementara yang lain hanya menyaksikan dengan wajah panik.

Akibat peristiwa tersebut, seorang pelajar mengalami luka dan tergeletak di jalan.

Korban diketahui mengalami cedera di bagian wajah hingga kedua lubang hidungnya harus disumbat dengan kapas atau tisu.

Kronologi Pelajar SMK Serang Siswa Lain di Cirebon

Kapolsek Kesambi Polres Cirebon Kota Iptu Suganda mengatakan, peristiwa yang terjadi di Jalan Brigjen Dharsono murni aksi penyerangan, bukan tawuran.

Ia menjelaskan, peristiwa tak terpuji tersebut terjadi sekitar pukul 06.15 WIB ketika para pelajar sedang berangkat sekolah.

Lokasi penyerangan berada di depan Living Plaza Cirebon, tepat di kawasan Monumen Perjuangan, Kecamatan Kesambi.

“Korban diserang tiba-tiba menggunakan batu hingga pingsan dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Ciremai,” ujar Suganda dikutip dari Tribun Jabar, Kamis (13/11/2025).

Aksi penyerangan tersebut melibatkan pelajar dari dua sekolah berbeda, yakni sebuah SMK di Jalan Perjuangan, Kota Cirebon dan SMK di Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon.

Insiden bermula ketika sejumlah pelajar dari SMK Mundu berangkat ke sekolah dengan mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat.

Dalam perjalanan, rombongan mereka dihentikan oleh sekelompok siswa dari sekolah lain yang baru turun dari angkutan umum di Jalan Brigjen Dharsono, tepat di depan Monumen Perjuangan.

Tak lama kemudian, pelajar dari SMK di Jalan Perjuangan menyerang kelompok siswa SMK Mundu.

Salah satu korban dipukul menggunakan benda keras hingga terjatuh dan tak sadarkan diri di lokasi kejadian.

Korban kemudian dibawa ke RS Ciremai Kota Cirebon, sementara teman-temannya berusaha melawan pelaku.

Polisi saat ini tengah menyelidiki insiden tersebut dan berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk mencegah peristiwa serupa terulang kembali.

Suganda mengatakan, pihaknya juga sudah memeriksa beberapa saksi dan mengamankan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar TKP.

"Kami sudah turunkan tim untuk mengidentifikasi pelaku," kata Suganda,” pungkas Suganda dikutip dari Tribun Jabar, Rabu (12/11/2025).

"Kami imbau para pelajar agar tidak mudah terprovokasi dan menghindari tindakan kekerasan di jalan," tambahnya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.