Tragedi Longsor Cisarua Bandung Barat: Saat Warga dan Aparat Jadi Korban...

Tragedi Longsor Cisarua Bandung Barat: Saat Warga dan Aparat Jadi Korban...

Bencana tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, tidak hanya mengakibatkan kerugian bagi warga sipil tetapi juga menelan korban dari kalangan aparat penegak hukum, baik dari TNI maupun Polri.

Peristiwa tragis ini berlangsung di Desa Pasirlangu pada Sabtu (24/1/2026) dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB.

Update terakhir, Polda Jawa Barat total 39 kantong jenazah telah diterima di Pos Disaster Victim Identification (DVI) hingga Senin (26/1/2026) pukul 18.00 WIB.

Dari 39 kantong jenazah, tim DVi telah berhasil mengidentifikasi 20 jenazah.

Dari belasan kantong jenazah yang diterima, 13 di antaranya dalam ondisi utuh dan satu berupa bagian tubuh.

Selain itu, lebih dari 100 warga dilaporkan hilang dan kemungkinan tertimbun oleh material longsor yang mengalir deras.

Menjalankan misi kemanusiaan

Di sisi lain, dua anggota Polres Cimahi, Aiptu Hendra Kurniawan dan Aipda Muhamad Jerry meninggal akibat kecelakaan saat bertugas menangani bencana tersebut.

Kecelakaan maut itu terjadi saat mereka dalam perjalanan menuju lokasi bencana di Jalan Cimeta, Kampung Cimeta, Desa Tugumukti, di mana mereka ditabrak truk TNI yang mengalami masalah pengereman di jalan yang menurun.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, mengonfirmasi bahwa kedua personel ini gugur saat menjalankan misi kemanusiaan.

Kenaikan pangkat luar biasa

Tragedi Longsor Cisarua Bandung Barat: Saat Warga dan Aparat Jadi Korban...

Longsor dahsyat terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, 24 Januari 2026. Seorang balita bernama Arsa (2) selamat dalam longsor dahsyat yang terjadi di Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Bara, Sabtu (24/1/2026).

Saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan.

Sebagai bentuk penghormatan, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) kepada almarhum, dengan Aiptu Hendra Kurniawan dipromosikan menjadi Ipda Anumerta dan Aipda Muhamad Jerry menjadi Aiptu Anumerta.

Jenazah mereka telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan secara kedinasan pada Minggu pagi.

Aiptu Hendra Kurniawan diketahui berdomisili di Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, sedangkan Aipda Muhammad Jerry tinggal di Kampung Ciputri, Kota Cimahi.

Dari sisi TNI AL, Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Muhammad Ali, mengonfirmasi bahwa terdapat 23 prajurit Marinir yang tertimbun akibat longsor.

Proses pencarian dan evakuasi masih berlangsung, dengan empat dari 23 anggota sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Proses pencarian

Tragedi Longsor Cisarua Bandung Barat: Saat Warga dan Aparat Jadi Korban...

Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo N.S., memimpin langsung briefing operasi SAR, sekaligus memastikan pembagian personel dan metode pencarian berjalan optimal, Senin (26/1/2026).

Ali menjelaskan bahwa saat kejadian, para prajurit sedang menjalani pelatihan sebelum bertugas di perbatasan RI-PNG (Papua Nugini).

Hujan lebat yang melanda wilayah tersebut selama hampir dua malam diyakini menjadi penyebab longsor yang berdampak pada penduduk desa dan prajurit yang berlatih di lokasi.

Proses pencarian masih terus dilakukan dengan bantuan tim gabungan, termasuk penggunaan drone termal dan anjing pelacak, meski alat berat belum bisa dioperasikan karena kondisi jalan yang tidak mendukung dan cuaca yang buruk.

Terpisah, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari menambahkan, proses pencarian difokuskan pada sector AI dan A2.

Hal tersebut sebagaimana hasil pemetaan yang dilakukan menggunakan drone serta dicocokkan dengan informasi Kepala Desa Pasirlangu.

"Hingga kini proses identivikasi terhadap kantong jenazah yang sudah diserahkan e tim DVI terus berjalan," katanya, Senin (27/1/2026).

Sebagian artikel ini talah tayang di Tribun dengan judul: Aparat Gugur di Tanah Longsor Cisarua: 2 Polisi Tewas Tertabrak Truk, 23 Marinir TNI AL Tertimbun

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang