Polres Manggarai Barat Tindak 14 Pelanggaran pada Operasi Zebra Turangga 2025
Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian menjelaskan bahwa terdapat sejumlah pelanggaran yang menjadi fokus penindakan dalam Operasi Zebra Turangga 2025 di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pelanggaran tersebut mencakup penggunaan helm hingga penertiban knalpot brong, termasuk patroli malam hari untuk mencegah aksi balapan liar.
“Kurang lebih ada 14 pelanggaran yang disasar seperti anak-anak yang mengendarai kendaraan di bawah umur dan kendaraan tanpa tanda nomor kendaraan bermotor, kemudian penggunaan helm SNI, balap liar, knalpot brong, lawan arus serta pelanggaran-pelanggaran kasat mata lainnya,” katanya, dikutip Antara
Ia menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan demi keselamatan bersama.
“Tertib berlalu lintas tidak hanya untuk menghindari sanksi, tetapi lebih penting lagi untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujarnya.
Personel Gabungan Dikerahkan
AKBP Christian Kadang menyampaikan bahwa Operasi Zebra Turangga 2025 melibatkan personel gabungan dan dilaksanakan pada 17–30 Oktober 2025 di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Personil gabungan ini terdiri dari berbagai unsur yakni Polres Manggarai Barat, Kodim 1630/Mabar, Lanal Labuan Bajo, Satuan Polisi Pamong Praja Manggarai Barat dan Dinas Perhubungan Manggarai Barat,” katanya di Labuan Bajo.
Ia menambahkan bahwa sebelum pelaksanaan operasi, pihaknya telah menggelar apel pasukan sebagai bentuk kesiapan.
Tujuan Operasi: Kurangi Pelanggaran dan Kecelakaan
Kapolres menjelaskan bahwa operasi ini bertujuan menurunkan angka pelanggaran, mengurangi kecelakaan, serta meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas.
“Dalam pelaksanaannya, kami akan menyasar para pengendara motor ataupun pengemudi mobil yang kedapatan melanggar aturan-aturan berlalu lintas,” ujarnya.
Polisi mengedepankan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, sekaligus memberikan teguran bagi pengendara yang dianggap sebagai penyebab utama kecelakaan.
“Kami tetap kedepankan tindakan preemtif, preventif dan edukatif, kemudian pendekatan secara humanis dengan memberikan penjelasan terkait pelanggaran yang dilakukan serta menerapkan tilang manual bagi pengendara yang nekat melakukan pelanggaran,” katanya.
Imbauan Keselamatan Berkendara
AKBP Christian kembali menekankan pentingnya kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
“Tertib berlalu lintas tidak hanya untuk menghindari sanksi, tetapi lebih penting lagi untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas.
“Utamakan keselamatan sebagai kebutuhan,” katanya.
Korlantas Polri Siapkan Operasi Zebra 2025 Secara Nasional
Dikutip dari Korlantas.polri.go.id, secara nasional, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri juga akan menggelar Operasi Zebra 2025 pada 17–30 November 2025. Operasi ini bertujuan mewujudkan kondisi lalu lintas yang lebih aman dan tertib.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan bahwa operasi tersebut tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga menjadi bagian dari strategi keselamatan nasional yang memprioritaskan perlindungan bagi pejalan kaki.
“Pejalan kaki adalah simbol kemanusiaan di jalan raya. Mereka yang paling lemah harus dilindungi, bukan disingkirkan,” tegas Irjen Pol Agus.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.