Tragis! Paman di Manggarai Barat Tewas Dibacok Tiga Keponakan Kandung

Ilustrasi pembunuhan/Penusukan.(istimewa/VIVA)
Ilustrasi pembunuhan/Penusukan.(istimewa/VIVA)

Konflik berdarah dalam lingkup keluarga terjadi di Dusun Palit, Desa Compang, Kecamatan Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Seorang pria berinisial MG (55) tewas secara tragis setelah diduga dibacok oleh tiga keponakan kandungnya sendiri.

Peristiwa memilukan tersebut terjadi di dalam Gendang (rumah adat) pada Selasa malam, 20 Januari 2026. Kapolsek Macang Pacar, Ipda Petrus Belas Kasihan, membenarkan insiden penganiayaan yang berujung maut itu.

"Korban meninggal dunia akibat tindak penganiayaan yang dilakukan oleh tiga orang terduga pelaku yang masih memiliki hubungan keluarga dekat dengan korban ujar Ipda Petrus dalam keterangannya, Rabu, 21 Januari 2026.

Ipda Petrus menjelaskan, peristiwa ini bermula saat tiga terduga pelaku berinisial PS (21), YI (18), dan BM (24) baru tiba di kampung halaman mereka dari Denpasar, Bali. Kepulangan ketiganya dipicu oleh informasi adanya pertengkaran antara orang tua para pelaku dengan korban MG, yang diketahui merupakan adik kandung dari ayah para pelaku.

Sekitar pukul 20.30 WITA, ketiganya tiba di Rumah Gendang Palit dan mendapati korban tengah tertidur. Sekitar pukul 21.00 WITA, korban dibangunkan dengan maksud meminta klarifikasi terkait perselisihan tersebut. Namun, situasi justru memanas dan berujung pada perkelahian hebat.

“Dalam perkelahian tersebut, para terduga pelaku diduga menggunakan senjata tajam jenis parang serta benda tumpul berupa kayu gamal. Akibat luka parah yang diderita, korban MG (55) dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar Ipda Petrus.

Pihak kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan dari Kepala Desa Compang, Sipelsius Djebero (54), pada pukul 23.50 WITA. Personel Polsek Macang Pacar yang dipimpin langsung oleh Kapolsek tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 01.10 WITA.

Polisi juga telah meminta keterangan awal dari dua orang saksi mata yang berada di sekitar lokasi kejadian, masing-masing berinisial YA (62) dan YT (56).

“Sejauh ini, baru dua orang kita mintai keterangan awal terkait kasus penganiayaan ini,” kata Kapolsek.

Tim medis dari Puskesmas Compang turut mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban.

“Tim medis selesai melakukan pemeriksaan awal pada pukul 03.35 Wita. Saat ini, jenazah korban disemayamkan di rumah duka di Rumah Gendang Palit,” kata Ipda Petrus.

Guna mencegah konflik lanjutan dan untuk kepentingan penyidikan, ketiga terduga pelaku beserta para saksi langsung diamankan dan dibawa ke Polres Manggarai Barat menggunakan mobil dinas Camat Pacar dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.

“Ketiga terduga pelaku telah kami amankan di Polres Manggarai Barat untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Hingga kini, situasi keamanan di Dusun Palit masih dalam pemantauan ketat. Kapolsek Macang Pacar bersama sejumlah personel, dibantu Camat Pacar Ferdinandus S. Pelong (41) dan aparat desa setempat, tetap bersiaga di sekitar lokasi kejadian.

“Kami masih melakukan pengamanan di sekitar TKP untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tutur Ipda Petrus.

Laporan: Jo Kenaru/NTT