Top 33+ Ribu Pelanggar Tertangkap ETLE saat Operasi Zebra 2025
Operasi Zebra 2025 sudah berjalan lebih dari satu pekan. Kepolisian mengandalkan ETLE untuk menindak para pelanggar.
Hasilnya puluhan ribu pelanggar didapatkan oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, di seluruh wilayah Jakarta.
"Selama tujuh hari, ada 20.760 pelanggaran roda dua ter-capture kamera ETLE dan 12.724 pelanggar roda empat ter-capture kamera ETLE," ungkap Kombes Pol Komarudin, Dirlantas Polda Metro Jaya di laman resmi Korlantas Polri, Rabu (26/11).
Bila ditotal, maka ada 33.484 pengendara motor maupun mobil yang terjaring selama Operasi Zebra Jaya 2025.

Seluruhnya terekam otomatis oleh sistem. Sebab terlihat melanggar berbagai aturan lalu lintas.
Lebih jauh, ia menambahkan bahwa klasifikasi rinci masih dalam proses pemetaan. Namun pola pelanggaraanya sudah terlihat jelas.
Untuk sepeda motor, didominasi tidak menggunakan helm, melawan arus serta tidak memakai pelat nomor kendaraan.
Ketiga jenis pelanggaran di atas, menjadi sorotan utama Polda Metro Jaya. Sebab berdampak langsung pada keselamatan.
Sementara pada kendaraan roda empat, paling menonjol adalah kebiasaan pengemudi mengabaikan aturan dasar keselamatan.
Komarudin menegaskan para pengemudi banyak terjaring ETLE, karena tidak memakai sabuk pengaman.
Kemudian mengoperasikan gawai pintar selama mengendarai mobil. Jadi bakal diberikan tindakan tegas oleh kepolisian.
Sebagai informasi, Operasi Zebra Jaya 2025 menurunkan hampir tiga ribu personel dari berbagai unsur selama dua pekan.
Ia menekankan bahwa operasi ini bukan sekadar razia, melainkan upaya sistematis menekan angka pelanggaran dan kecelakaan.
"Data yang cukup mengkhawatirkan, sepanjang Januari–Oktober 2025 terjadi 11.604 kecelakaan, menyebabkan 659 korban jiwa," kata Brigjen Dekananto, Wakapolda Metro Jaya.
Sedangkan pelanggaran lalu lintas mencapai 505.441 kasus, naik signifikan dibanding periode yang sama di 2024.
Lonjakan kasus inilah yang menjadi alasan kuat, pelaksanaan Operasi Zebra Jaya 2025 secara masif.
Selain ETLE, penindakan langsung tetap dilakukan untuk pelanggaran yang tidak bisa menunggu.

Ambil contoh melanggar lampu lalu lintas, balap liar hingga mengemudi di bawah pengaruh alkohol.
"Tidak mungkin kita harus menunggu ETLE lagi. Ini langsung dilakukan tilang konvensional," Dekananto melanjutkan.
Dengan kombinasi ETLE dan patroli personel, Polda Metro Jaya menargetkan peningkatan disiplin.
Selanjutnya penurunan pelanggaran secara signifikan, selama Operasi Zebra 2025 berlangsung.
Patut diketahui, Operasi Zebra 2025 masih akan berlangsung sampai 30 September mendatang. Sejumlah pelanggaran menjadi fokus.
Daftar Pelanggaran yang Diincar Selama Operasi Zebra 2025

- Berkendara sambil main HP
- Pengendara di bawah umur
- Pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm
- Pengguna mobil tidak memakai sabuk pengaman
- Pengendara di bawah pengaruh alkohol
- Pengendara yang tidak melengkapi surat-surat dan pelat nomor resmi
- Pengendara yang tidak menggunakan pelat nomor sesuai aturan