Operasi Zebra Musi 2025, Polisi Fokus Tindak 12 Pelanggaran di Sumsel
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Andi Rian R Djajadi Operasi Zebra Musi 2025 bertujuan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menciptakan kondisi aman menjelang Operasi Lilin Musi 2025.
"Kita mengajak masyarakat untuk mendukung pelaksanaan operasi ini dengan patuh dan tertib berlalu lintas. tentunya bukan hanya pada masa oeprasi saja, tapi di luar itu (operasi) masyarakat harus sadar akan pentingnya keselamatan di jalan raya saat berkendaraan," terangnya, dikutip Tribun Sumsel, Senin (17/11/2025).
Ia mengatakan operasi ini juga bertujuan menekan angka pelanggaran lalu lintas di Sumatera Selatan demi terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas).
12 Sasaran Pelanggaran yang Jadi Prioritas Operasi Zebra Musi 2025
Kapolda mengungkapkan ada 12 jenis pelanggaran prioritas yang menjadi target penindakan, mulai dari pelanggaran kasat mata hingga kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi.
“Ada 12 sasaran prioritas jenis pelanggaran lalu lintas yang menjadi target dalam pelaksanaan operasi,” terangnya.
Pelanggaran tersebut meliputi:
- Melawan arus/contra flow
- Menerobos lampu merah
- Anak di bawah umur mengendarai kendaraan
- Berboncengan lebih dari satu
- Tidak menggunakan helm
- Berkendara di bawah pengaruh alkohol
- Kendaraan tidak sesuai spesifikasi (spion, knalpot bising, lampu utama, lampu rem dan petunjuk)
- Menggunakan handphone saat berkendara
- Kendaraan tidak sesuai peruntukan
- Kendaraan over load dan over dimensi
- Kendaraan tanpa NRKB atau menggunakan NRKB palsu
- Melampaui batas kecepatan
Irjen Andi Rian mengimbau masyarakat mematuhi aturan demi keselamatan.
Dalam operasi ini Kepolisian mengedepankan sosialisasi dan edukasi. "Kita mengajak masyarakat mendukung operasi ini dengan patuh dan tertib berlalu lintas,” katanya.
Ia menegaskan pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas.
“Setiap pelaksanaan tugas termasuk operasi ini dilaksanakan dengan baik, tulus dan ikhlas sehingga masyarakat bisa terlayani,” ujarnya.
Pelaksanaan di Palembang: Fokus Lokasi Rawan Kecelakaan
Kasat Lantas Polrestabes Palembang AKBP Finan S Radipta mengatakan Operasi Zebra Musi 2025 di Palembang akan difokuskan pada titik-titik rawan kecelakaan seperti Jalan Jenderal Sudirman dan beberapa lokasi lainnya.
“Kami melihat pelanggar-pelanggar yang akan dilakukan penindakan menggunakan ETLE dan akan dilakukan penindakan secara manual,” ujarnya.
Penindakan difokuskan pada perilaku berkendara berbahaya seperti:
- Ugal-ugalan
- Balap liar
- Penggunaan knalpot brong
“Tentunya kita mengedepankan tindakan preventif dan represif kepada pelanggar yang berdampak terjadinya kecelakaan,” ujar Finan.
Dalam pelaksanaan operasi, pihaknya juga menggelar kegiatan Polantas Menyapa untuk memberikan imbauan keselamatan kepada masyarakat.
Ia mengingatkan masyarakat melengkapi surat-surat kendaraan seperti SIM dan STNK, serta memakai helm dan tidak berboncengan tiga.
“Tertib berlalu lintas itu sangat penting, menjaga kita dari hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujarnya.
Korlantas Polri Tekankan Perlindungan Pejalan Kaki
Dilansir dari Korlantas.polri.go.id, secara nasional, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri juga menggelar Operasi Zebra 2025 pada 17–30 November.
Operasi ini diarahkan untuk membangun jalan yang lebih aman dan berkeadilan bagi seluruh pengguna jalan.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan pentingnya perlindungan terhadap pejalan kaki sebagai kelompok paling rentan di jalan.
“Pejalan kaki adalah simbol kemanusiaan di jalan raya. Mereka yang paling lemah harus dilindungi, bukan disingkirkan,” tegasnya.
Sebagian artikel telah tayang di Kompas.com dengan judul: Polda Sumsel Siap Gelar Operasi Zebra Musi 2025, Siap-Siap ini Titik Lokasi Razia di Palembang.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.