Puncak Hujan Mulai Terasa, BMKG Jabar Peringatkan Cuaca Ekstrem di Wilayah Ini hingga 19 November 2025

BMKG, Puncak musim hujan, cuaca ekstrem, BMKG Bandung, puncak musim hujan, prakiraan cuaca jawa barat, prediksi cuaca jawa barat, Puncak Hujan Mulai Terasa, BMKG Jabar Peringatkan Cuaca Ekstrem di Wilayah Ini hingga 19 November 2025

BMKG mengimbau masyarakat Jawa Barat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan.

Imbauan ini disampaikan karena masih terdapat faktor-faktor atmosfer yang dapat memicu pertumbuhan awan konvektif serta meningkatkan potensi hujan di sejumlah wilayah Jabar.

Berdasarkan prakiraan perkembangan dinamika atmosfer pada skala global, regional, dan lokal, serta hasil analisis model cuaca probabilistik dan deterministik.

BMKG mencatat bahwa sebagian wilayah Jawa Barat berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan, sedang, hingga lebat bahkan sangat lebat. Kondisi ini juga dapat disertai petir dan angin kencang.

Kepala Stasiun Geofisika Bandung, Teguh Rahayu, menegaskan bahwa masyarakat harus mewaspadai potensi bencana hidrometeorologis, terutama akibat hujan lebat berskala lokal dan angin kencang.

Dampak yang mungkin timbul meliputi banjir, tanah longsor, pohon tumbang, hingga kerusakan lainnya.

"Kenali potensi bencana di lingkungannya masing-masing dan mulai pahami cara mengurangi risiko bencana itu," katanya, Minggu (16/11/2025) saat dihubungi TribunJabar.id.

Wilayah Mana Saja yang Berpotensi Terdampak?

BMKG merilis daftar wilayah yang perlu mewaspadai potensi hujan selama beberapa hari ke depan:

  • Minggu (16/11/2025): Kabupaten Bogor, Purwakarta, Subang, Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Bandung Barat, Sumedang, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan, Garut, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran.
  • Senin (17/11/2025): Subang, Sumedang, Kabupaten dan Kota Cirebon, Majalengka, dan Kuningan.
  • Selasa (18/11/2025): Cianjur, Kabupaten Bandung, Kuningan, dan Garut.
  • Rabu (19/11/2025): Kabupaten Bogor, Purwakarta, Subang, Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Sumedang, Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan, Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Banjar, Ciamis, dan Pangandaran.

Bagaimana Kondisi Khusus di Pangandaran?

BMKG menyebut bahwa dalam sepekan ke depan, cuaca di Kabupaten Pangandaran akan didominasi oleh kondisi berawan dengan potensi hujan ringan hingga lebat, terutama pada siang hingga sore hari.

Dari prakiraan curah hujan bulanan, wilayah ini diprediksi berada pada kategori menengah hingga tinggi, yakni 300–400 mm per bulan pada November, Desember, dan Januari.

Puncak musim hujan di selatan Jawa Barat bervariasi antara akhir Oktober hingga Januari. Karena itu, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi banjir, genangan air, tanah longsor, serta angin kencang.

BMKG juga mengimbau masyarakat serta instansi terkait untuk melakukan langkah mitigasi, termasuk membersihkan daerah aliran sungai (DAS) dari sampah dan sedimentasi, serta terus memantau pembaruan informasi cuaca dan iklim melalui laman resmi BMKG.

"Kepada masyarakat dan instansi terkait dihimbau untuk waspada potensi genangan, banjir, tanah longsor dan potensi angin kencang, membersihkan daerah aliran sungai (DAS) dari sampah dan sedimentasi, serta selalu memantau informasi cuaca dan iklim dari laman resmi BMKG," ujar Teguh.

Sebagain artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul WASPADA, Cuaca Ekstrem Masih Intai Jabar, Ini Wilayah yang Berpotensi Diterjang Hujan Deras.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.