BMKG Jabar: Hujan Masih Berpotensi Turun Hingga 18 Maret, Ini Wilayah yang Perlu Waspada

BMKG Jabar: Hujan Masih Berpotensi Turun Hingga 18 Maret, Ini Wilayah yang Perlu Waspada, Apa Penyebab Cuaca di Jawa Barat Berubah-ubah?, Wilayah Mana Saja yang Berpotensi Diguyur Hujan Lebat?, Bagaimana Kondisi Cuaca di Bandung Raya?, Kapan Musim Kemarau Diperkirakan Mulai?

 Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat mengeluarkan peringatan dini terkait prakiraan cuaca untuk periode 15 hingga 18 Maret 2026.

Dalam periode tersebut, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah.

Peringatan ini disampaikan menyusul kondisi atmosfer yang masih mendukung terbentuknya awan hujan di berbagai daerah di Jawa Barat.

Meski di beberapa wilayah utara intensitas hujan mulai menunjukkan tren penurunan, sebagian besar wilayah provinsi tersebut masih berada dalam periode musim hujan.

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Jawa Barat, Teguh Rahayu, menjelaskan bahwa perubahan cuaca yang terjadi belakangan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor atmosfer.

Apa Penyebab Cuaca di Jawa Barat Berubah-ubah?

Menurut Teguh Rahayu, kondisi cuaca di Jawa Barat dipengaruhi oleh fenomena belokan angin atau shearline serta konvergensi angin yang terjadi di wilayah tersebut.

Kedua fenomena tersebut memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan yang dapat menimbulkan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Selain itu, suhu permukaan air laut di sekitar wilayah Indonesia yang relatif hangat juga memberikan kontribusi terhadap pembentukan awan konvektif yang memicu hujan.

"Tutupan awan mulai berkurang, sehingga suhu terasa dingin di pagi hari namun sangat panas saat siang hari," ujar Teguh Rahayu, Minggu (15/3/2026).

Ia menambahkan bahwa secara umum kondisi cuaca di Jawa Barat cenderung cerah berawan pada pagi hari, namun berpotensi berubah menjadi hujan pada siang hingga malam hari.

"Umumnya cuaca cerah berawan, namun ada potensi hujan ringan hingga sedang pada siang, sore, hingga malam hari," katanya.

Wilayah Mana Saja yang Berpotensi Diguyur Hujan Lebat?

BMKG memprediksi sejumlah wilayah di Jawa Barat berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat selama periode 15 hingga 18 Maret 2026.

Beberapa daerah yang perlu meningkatkan kewaspadaan antara lain:

  • Bogor dan Depok
  • Bekasi dan Karawang
  • Purwakarta dan Subang
  • Sukabumi dan Cianjur
  • Bandung Raya yang meliputi Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, dan Kota Cimahi
  • Sumedang, Majalengka, Kuningan, dan Cirebon
  • Tasikmalaya, Garut, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran

BMKG mengingatkan bahwa hujan dengan intensitas tinggi di wilayah-wilayah tersebut berpotensi menimbulkan sejumlah dampak, seperti genangan air, banjir, tanah longsor, hingga angin kencang.

Bagaimana Kondisi Cuaca di Bandung Raya?

Khusus untuk wilayah Bandung Raya, masyarakat diminta bersiap menghadapi kondisi suhu yang cukup fluktuatif antara pagi, siang, dan malam hari.

BMKG memperkirakan kondisi cuaca di wilayah ini akan ditandai dengan perubahan suhu yang cukup signifikan.

Perkiraan kondisi cuaca di Bandung Raya antara lain:

  • Suhu udara berkisar antara 20,0 hingga 33,0 derajat Celsius
  • Kelembapan udara berada pada kisaran 55 hingga 90 persen
  • Angin dominan bertiup dari arah barat dengan kecepatan sekitar 5 hingga 20 kilometer per jam

Perubahan suhu yang cukup drastis tersebut dapat membuat udara terasa dingin pada pagi hari, namun menjadi panas saat siang hari sebelum akhirnya berpotensi turun hujan pada sore atau malam.

Kapan Musim Kemarau Diperkirakan Mulai?

Di tengah kondisi cuaca yang masih didominasi hujan, sebagian masyarakat mulai menantikan datangnya musim kemarau.

BMKG memprediksi peralihan menuju musim kemarau di Jawa Barat akan berlangsung secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan.

Berdasarkan prakiraan sementara, awal musim kemarau diperkirakan mulai terjadi pada April 2026 untuk sebagian wilayah Jawa Barat bagian utara.

Sementara itu, sebagian besar wilayah Jawa Barat lainnya diperkirakan baru memasuki musim kemarau pada Mei 2026.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem di Jawa Barat 15-18 Maret 2026, Potensi Hujan Lebat Masih Mengintai.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang