Cuaca Ekstrem 20–23 April, BMKG Ungkap Wilayah Berpotensi Hujan Lebat-Sangat Lebat
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat yang berpeluang terjadi pada 20–23 April 2026 di sejumlah wilayah Indonesia.
Dalam periode tersebut, cuaca di Tanah Air masih dipengaruhi berbagai faktor atmosfer, baik dari skala global, regional, maupun lokal.
Pada skala global, fenomena El Niño–Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole (IOD) berada dalam kondisi netral. Sementara di tingkat regional, angin monsun Australia terpantau menguat dan mendorong masuknya massa udara kering ke Indonesia.
Dominasi angin timuran di banyak wilayah juga menjadi tanda awal peralihan dari musim hujan menuju musim kemarau.
Meski demikian, hujan masih berpotensi terjadi akibat dinamika atmosfer lainnya. Aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby Ekuatorial, Mixed-Rossby Gravity (MRG), serta gelombang Kelvin turut memengaruhi pembentukan awan hujan di berbagai daerah.
Di wilayah Sumatera seperti Aceh dan Sumatera Utara, hujan dipicu kombinasi MJO, Rossby Ekuatorial, dan MRG.
Sementara di Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, hingga Papua Selatan, dipengaruhi gelombang Rossby Ekuatorial.
Adapun di Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan, potensi hujan berkaitan dengan aktivitas gelombang Kelvin.
Selain itu, faktor lokal berupa labilitas atmosfer yang cukup kuat juga mendukung pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah, seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, hingga Papua.
Wilayah Berpotensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat 20-23 April 2026
BMKG mencatat hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih mendominasi sebagian besar wilayah.
Namun, peningkatan intensitas hujan menjadi sedang hingga lebat perlu diwaspadai di berbagai daerah.
Beberapa wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat dengan status siaga meliputi:
- Aceh
- Sumatera Utara
- Kepulauan Bangka Belitung
- Jawa Tengah
- Jawa Timur
- Papua Pegunungan
- Papua Selatan.
BMKG menyatakan tidak ada potensi angin kencang dalam periode tersebut.
Imbauan BMKG
Dengan kondisi atmosfer yang masih dinamis, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.
BMKG mengingatkan bahwa hujan lebat yang disertai kilat atau petir berpotensi mengganggu aktivitas, termasuk perjalanan.
Selain itu, masyarakat juga diminta mewaspadai kemungkinan pohon tumbang, baliho roboh, genangan air, hingga sambaran petir.
Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diimbau menghindari berteduh di bawah pohon atau bangunan yang rapuh serta membatasi aktivitas di ruang terbuka saat hujan lebat disertai angin dan petir.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang