Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi soal Penunjukan Plt Dirut BJB: Malam Ini Sudah Diputuskan
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan bahwa penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat (BJB) akan dilakukan pada malam Jumat, 14 November 2025.
Keputusan tersebut diambil menyusul meninggalnya Direktur Utama BJB, Yusuf Saadudin, yang berpulang pada pukul 00.29 WIB di Kota Bandung, pada hari yang sama.
"Malam ini sudah diputuskan," ujar Dedi saat ditemui setelah menghadiri West Java Investment Summit di Hotel Pullman Bandung, Jumat (14/11/2025).
Dedi mengungkapkan bahwa ia telah mengantongi nama pejabat yang akan mengisi posisi sementara Dirut BJB.
Menjaga Kelangsungan Operasional BJB
Dedi menekankan bahwa penunjukan Plt Dirut BJB bertujuan untuk memastikan operasional bank berjalan dengan normal, sesuai dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG).
Ia juga menambahkan, sosok yang dipilih untuk memimpin sementara BJB harus memiliki kapasitas dan integritas yang tinggi.
"Yang penting orang baik saja. Kerja dengan saya tidak perlu pintar-pintar banget, yang penting jujur dan berintegritas," tegas Dedi.
Kenangan Dedi Mulyadi Tentang Yusuf Saadudin
Gubernur Dedi Mulyadi mengenang sosok Yusuf Saadudin sebagai seorang pemimpin yang tidak hanya profesional dalam memimpin lembaga keuangan daerah, tetapi juga memiliki perhatian besar terhadap persoalan kemanusiaan.
Dedi mengungkapkan bahwa Yusuf pernah turun tangan langsung untuk membantu seorang ibu asal Karawang, Neni, yang terseret dalam kasus hukum.
Almarhum bekerja keras menyelesaikan masalah tersebut sehingga keluarga Neni mendapatkan jalan keluar.
"Menjelang akhir hidupnya, ada satu keluarga yang diselamatkan dari penjara. Bagi saya, seorang perbankan melakukan itu luar biasa," ujar Dedi saat ditemui usai acara West Java Investment Summit.
Pertemuan Terakhir dengan Yusuf Saadudin
Mantan Bupati Purwakarta itu juga mengenang pertemuan terakhirnya dengan Yusuf beberapa hari sebelum kabar duka tersebut datang.
"Pada hari Selasa, dia bertemu saya di City Tower, Jakarta," kata Dedi, mengenang momen terakhir bersama almarhum.
Dedi menambahkan bahwa Yusuf Saadudin meninggalkan warisan kebaikan yang akan dikenang sebagai seorang pemimpin yang memiliki empati dan komitmen pada kemanusiaan.
"Direktur itu meninggalkan legacy kebaikan," pungkas Dedi.
Operasional BJB Tetap Berjalan Normal
Sebelumnya, Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB, Herfinia, memastikan bahwa meskipun kepergian Yusuf Saadudin, seluruh operasional BJB akan tetap berjalan dengan lancar.
Herfinia juga mengajak mitra kerja, pemegang saham, nasabah, dan masyarakat untuk mendoakan almarhum.
"Bank BJB juga mengajak mitra kerja, pemegang saham, nasabah, serta masyarakat untuk turut mendoakan agar amal ibadah almarhum diterima dan diberi tempat terbaik di sisi Allah SWT," kata Herfinia.
Manajemen Bank BJB juga menyampaikan dukacita mendalam atas kepergian Yusuf Saadudin, yang dianggap sebagai sosok pemimpin strategis dengan dedikasi tinggi bagi perkembangan perusahaan.
Sebagian artikel telah tayang di Kompas.com dengan judul: dan Dirut BJB Meninggal, Dedi Mulyadi Pastikan Plt Ditunjuk Malam Ini: Yang Penting Orang Baik.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.