Masih Nyaman Menduda, Dedi Mulyadi Beberkan Pertimbangan Utama Soal Nikah Lagi
Status asmara Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali menjadi sorotan publik. Sosok yang dikenal dekat dengan masyarakat ini akhirnya angkat bicara saat ditanya soal kemungkinan menikah lagi setelah dua tahun menyandang status duda. Jawaban Dedi Mulyadi pun menuai perhatian karena sarat pertimbangan emosional, terutama terkait anaknya.
Dalam perbincangan santai bersama Hengky Kurniawan, Dedi Mulyadi secara terbuka mengungkap bahwa hingga kini ia masih merasa nyaman menjalani hidup sendiri. Sejak resmi bercerai dari Anne Ratna Mustika pada 2023, Dedi memilih fokus pada keluarga dan tanggung jawabnya sebagai ayah. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di BPK Jawa Barat
Ia menegaskan bahwa keputusannya bukan tanpa alasan. Salah satu pertimbangan terbesarnya adalah kondisi sang putri, Nyi Hyang Ayu, yang masih berusia kecil dan memiliki kedekatan emosional yang sangat kuat dengannya.
“Kayaknya saya masih menduda deh. Saya lebih nyaman dengan kondisi sekarang. Saya nunggu anak saya gede,” ungkap Dedi Mulyadi yang dikutip dari YouTube Hengki Kurniawan Official pada Selasa, 6 Januari 2026.
Dedi menjelaskan bahwa putrinya memiliki rasa memiliki yang tinggi terhadap sang ayah. Menurutnya, pada usia saat ini, anaknya belum siap secara emosional untuk melihat ayahnya bersama sosok lain.
“Jadi Nyi Hyang Ayu itu kan tahun depan mestinya 7 tahun, kalo usianya 7 tahun kayaknya dia belum cukup umur untuk melihat ayahnya bersama yang lain karena dia itu rasa memiliki pada sayanya tinggi dan ayahnya ngak boleh jadi milik orang lain,” jelasnya.
Tak menutup kemungkinan menikah di masa depan, Dedi hanya ingin memastikan kondisi psikologis anaknya benar-benar siap. Ia bahkan memperkirakan usia ideal sang anak sebelum dirinya mempertimbangkan pernikahan kembali.
“Ya mungkin kalo dia sudah ya berumur 9 tahun kali ya yang dia sudah kelas 5 SD lah oke,” katanya.
Meski demikian, Dedi Mulyadi juga jujur mengakui bahwa sebagai manusia normal, keinginan untuk memiliki pasangan hidup tentu tetap ada. Namun, baginya, keberadaan anak adalah hal yang nyata dan harus diprioritaskan.
“Ya manusia yang normal tentu ingin punya istri lagi. Tapi kan saya mempertimbangkan bahwa anak saya tuh nyata, istri itu ilusi,” tandasnya.
Saat ditanya lebih jauh soal kehidupan sosial dan kemungkinan adanya sosok spesial, Dedi menjawab dengan santai namun jujur.
“Temen deket nggak ada, kalo menuju deket ada,” pungkasnya.