Gigit Jari! Deretan Miliarder yang Habiskan Miliaran Rupiah demi Gagalkan Zohran Mamdani Jadi Wali Kota New York
Zohran Mamdani berhasil mencetak sejarah setelah berhasil memenangkan pemilihan wali kota New York pada Selasa waktu setempat. . Hingga Rabu pagi waktu setempat, dengan sekitar 90 persen suara yang telah dihitung, Mamdani meraih lebih dari 50 persen total suara.
Namun dibalik kemenangannya, tersimpan cerita menarik yakni tercatat ada sekitar 20 lebih miliarder di New York yang beramai-ramai mencoba mencegahnya untuk menang dalam pemilihan wali kota New York.
Banyaknya miliarder yang mencoba untuk menggagalkan Zohran Mamdani dalam pemilihan wali kota New York ini bermula saat politisi partai Demokrat ini sempat berkampanye di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi. Saat itu dirinya berjanji akan membuat kota New York lebih terjangkau bagi warganya melalui kebijakan seperti pembekuan sewa, layanan bus gratis, dan penitipan anak universal.
Untuk mendukung program tersebut dia berjanji akan menaikkan pajak bagi para miliarder di kota New York serta menaikkan tarif pajak perusahaan. Lantaran rencana Zohran Mamdani itu yang akhirnya membuaat para miliarder ketar-ketir. Lantas siapa saja mereka? Melansir laman Time, Kamis 6 November 2025 dari 20 lebih 8 miliarder tersebut diantaranya sebagai berikut.
Michael Bloomberg (Rp212,8 miliar)
Bloomberg, merupakan mantan wali kota New York selama tiga periode sekaligus pendiri Bloomberg L.P., yang kini diperkirakan memiliki kekayaan lebih dari Rp1.600 triliun, menyumbang sekitar Rp80 miliar kepada PAC Fix the City di bulan terakhir kampanye, setelah sebelumnya memberikan lebih dari Rp128 miliar selama pemilihan pendahuluan. Bloomberg dan Mamdani sempat bertemu pada September. Howard Wolfson, penasihat politik Bloomberg, mengatakan kepada New York Times bahwa pertemuan itu berlangsung ramah dan substansial.
Keluarga Lauder (Rp41,6 miliar)
Ronald Lauder, putra pendiri kosmetik Estée Lauder, menyumbang Rp12 miliar pada September dan menambah Rp4 miliar pada Oktober untuk Fix the City. Lauder, yang menjabat sebagai Presiden World Jewish Congress sejak 2007, dikenal sebagai pendukung kuat Israel.
Istrinya, Jo Carole Lauder, turut menyumbang Rp8 miliar, sementara keponakannya, William Lauder, memberi Rp16 miliar masing-masing setengahnya di masa pemilihan pendahuluan dan setengahnya lagi di pemilihan umum. Menurut Forbes, total kekayaan keluarga Lauder mencapai Rp414,4 triliun. Mamdani secara terbuka menyebut nama Ronald Lauder dan Bill Ackman sebagai lawan utamanya.
Joe Gebbia (Rp32 miliar)
Joe Gebbia, yang merupakan salah satu pendiri Airbnb, menghabiskan total Rp32 miliar dalam pemilihan ini, masing-masing menggelontorkan Rp16 miliar untuk Fix the City dan Rp16 miliar untuk Defend NYC. Gebbia, yang kini menjabat sebagai Chief Design Officer di pemerintahan Donald Trump, memiliki kekayaan sekitar Rp123 triliun.
Pada 20 Oktober, ia menulis di X (Twitter) bahwa kandidat Partai Republik Curtis Sliwa “masih bisa menjadi pahlawan” jika mau mundur demi kemenangan Cuomo, sebuah narasi yang juga didorong banyak Demokrat moderat dan Republikan untuk menghambat kemenangan Mamdani.
Bill Ackman (Rp28 miliar)
Investor hedge fund Bill Ackman menjadi salah satu miliarder yang paling vokal menentang Mamdani. Ia menyumbang Rp16 miliar ke Defend NYC dan Rp12 miliar ke Fix the City antara April hingga Oktober 2025.
Ackman, yang kekayaannya diperkirakan lebih dari Rp128 triliun, kerap berkomentar di media sosial tentang pemilihan wali kota, membagikan unggahan Cuomo dan artikel New York Post yang menyebut Mamdani sebagai komunis, sambil mendesak kandidat Republik Curtis Sliwa untuk mundur.
“Mamdani bukan wali kota yang tepat karena dia sosialis tanpa pengalaman memimpin apa pun,” tulis Ackman di X.
Mamdani pun beberapa kali menyindir Ackman karena cuitan 1.000 kata-nya yang menyerang kampanye tersebut.
Barry Diller (Rp8 miliar)
Barry Diller, pengusaha media pendiri Fox bersama Rupert Murdoch dan kini menjabat sebagai ketua IAC serta Expedia Group, menyumbang total Rp8 miliar ke Fix the City. Diller, yang memiliki kekayaan sekitar Rp80 triliun, merupakan pendonor lama Partai Demokrat dan telah mendukung Cuomo sejak Maret tahun ini.
Laurie Tisch (Rp2,4 miliar)
Keluarga Tisch, yang kekayaannya berasal dari Loews Corporation, juga aktif dalam pemilihan ini. Laurie Tisch yang merupakan filantropis di balik Laurie M. Tisch Illumination Fund ini menyumbang Rp2,4 miliar selama masa kampanye. Anggota keluarga lainnya secara kolektif memberikan lebih dari Rp16 miliar kepada Fix the City.
Steve Wynn (Rp8 miliar)
Steve Wynn, pengembang properti dan pengusaha kasino mewah asal Las Vegas, dikenal sebagai pendukung Partai Republik dan pernah menjabat sebagai ketua keuangan Republican National Committee (RNC) pada 2017–2018 sebelum mundur karena tuduhan pelecehan seksual. Dalam pemilihan wali kota New York, Wynn menyumbang Rp8 miliar kepada Fix the City pada Oktober lalu. Ia memiliki kekayaan sekitar Rp62 triliun.
Alice Walton (Rp3,2 miliar)
Pewaris Walmart ini menyumbang Rp3,2 miliar kepada Fix the City, masing-masing setengah pada April (saat pemilihan pendahuluan) dan Agustus. Yayasan seni milik Walton juga telah meminjamkan karya dan memberikan hibah kepada beberapa lembaga seni di New York, termasuk Whitney Museum of American Art.
Menurut Bloomberg Billionaires Index, Walton adalah orang terkaya ke-14 di dunia dengan kekayaan mencapai Rp1.984 triliun. Ia juga dikenal punya rekam jejak politik yang beragam seperti menyumbang untuk kandidat dari Partai Republik maupun Demokrat, termasuk untuk kampanye ulang mantan Presiden George W. Bush dan komite pendukung Hillary Clinton pada pemilihan 2016.