Fashion Istri Zohran Mamdani Saat Pelantikan Jadi Sorotan, Ternyata Pakai Coat Sewaan
Tepat pada pergantian Tahun Baru 2026, Zohhran Mamdani dilantik sebagai wali kota baru New York. Momen ini menjadi sejarah pertama wali kota New York berasal dari kalangan muslim dan keturunan Asia Selatan.
Tak hanya momen pelantikan Zohran Mamdani saja yang menarik perhatian publik. Kehadiran sang istri, Rama Duwaji juga tak kalah menarik perhatian publik. Rama sukses mencuri perhatian publik melalui busana yang dikenakannya pada saat pelantikan tersebut.
Gaya berbusana Rama Duwaji berhasil mencuri perhatian para pecinta fashion. Banyak yang menilai bahwa penampilan Rama Duwaji seolah memberi napas segar. Melansir laman CNN US, Sabtu 3 Desember 2025, Rama Duwaji mengenakan mantel Balenciaga vintage. Mantel tersebut merupakan mantel sewaan dari arsip mode.
Ia memasangkan mantel tersebut dengan high boots sewaan keluaran dari merek Miista. Merek Miista diketahui cukup popular di kalangan perempuan muda di sana yang menyukai gaya nyentrik tanpa mengeluarkan kocek dalam. Sepasang sepatu tersebut dijual seharga 200 dolar atau setara Rp 3,3 juta.
Melalui pilihan ini, seolah Duwaji berkata bahwa ia perempuan muda New York pada umumnya, pencinta busana vintage dan sepatu bertumit rendah yang praktis.
Sementara itu, dalam upacara inagurasi dan block party, Rama Duwaji juga sukses mencuri perhatian publik. Dirinnya terlihat menggunakan coat berwarna coklat dengan detail bulu ssintetis di bagian ujungnya dan di bagian pergelangan tangan.
Usut punya usut, coat tersebut merupakan costum yang merupakan versi khusus dari busana runway rancangan desainer Palestina-Lebanon Cynthia Merhej dari label Renaissance Renaissance. Busana khusus ini disebut dibeli Rama Duwaji menggunakan kocek pribadinya, menurut juru bicara pemerintahan.
Tampilan memukau Rama Duwaji ini tak lepas dari peran sang penata gaya, Gabriella Karefa Johnson yang juga mantan editor contributor Vogue. Karefa-Johnson dikenal vokal mengkritik industri mode dan konflik Israel–Hamas. Ia sekaligus orang dalam dunia mode yangrutin hadir di pekan mode Milan dan Paris dan pengkritik tajam. Ia terbiasa berjalan di garis tipis, sesuatu yang tampaknya juga dibutuhkan Duwaji.
“Pada hari resmi pertamanya sebagai Ibu Kota New York, Rama mengenakan karya desainer perempuan independen dari Timur Tengah. Representasi itu terasa kuat. Gaungnya panjang,” kata penata gaya Duwaji, Gabriella Karefa Johnson yang juga mantan editor kontributor Vogue, menulis di Substack.