Cabai Itu Termasuk Buah atau Sayur? Simak Penjelasan Ilmiahnya

cabai, Jenis cabai di Indonesia, jenis cabai, Cabai itu buah atau sayur, cabai itu termasuk buah atau sayuran, Cabai Itu Termasuk Buah atau Sayur? Simak Penjelasan Ilmiahnya, 1. Cabai Rawit Merah, 2. Cabai Rawit Hijau, 3. Cabai Merah Besar, 4. Cabai Merah Keriting, 5. Cabai Hijau Besar, 6. Cabai Keriting Hijau, 7. Cabai Gendot, 8. Cabai Katokkon

Banyak orang yang masih kebingungan ketika ditanya apakah cabai termasuk buah atau sayur.

Banyak perdebatan mengenai pengelompokan cabai, namun kali ini kita bahas dari sisi ilmiahnya.

Dilansir dari Antara, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), buah merupakan bagian tumbuhan yang berasal dari bunga atau putik dan biasanya mengandung biji.

Sementara sayur didefinisikan sebagai daun, batang, polongan, atau bagian tumbuhan lain yang dapat dimasak dan dikonsumsi.

Dalam ilmu botani, buah adalah hasil perkembangan dari bakal buah tanaman berbunga yang berfungsi menyebarkan biji.

Buah secara ilmiah selalu memiliki biji dan tumbuh dari bunga tanaman.

Adapun istilah “sayuran” tidak memiliki definisi baku dalam botani, melainkan hanya digunakan secara umum untuk menyebut bagian tanaman yang bisa dimakan seperti akar, batang, atau daun.

Secara Ilmiah, Cabai Termasuk Buah

Berdasarkan struktur morfologinya, tanaman cabai terdiri dari akar, batang, daun, bunga, buah, dan biji.

Dikutip dari National Library Board Singapura, cabai tergolong buah beri tropis yang memiliki rasa pedas dan termasuk dalam famili Solanaceae.

Karena tumbuh dari bunga dan memiliki biji, secara botani cabai dikategorikan sebagai buah.

Namun, dalam dunia kuliner, cabai kerap dianggap sebagai sayur karena digunakan sebagai bahan masakan layaknya sayuran lain.

Jenis-jenis Cabai di Indonesia

Indonesia memiliki beragam jenis cabai dengan tingkat kepedasan, warna, dan bentuk yang bervariasi. Berikut beberapa di antaranya sering digunakan oleh masyarakat:

1. Cabai Rawit Merah

Berukuran kecil tapi menyimpan rasa pedas yang menyengat, cabai rawit merah banyak digunakan dalam berbagai masakan seperti sambal, tumisan, rujak, hingga asinan.

2. Cabai Rawit Hijau

Memiliki warna hijau tua dan ukuran kecil, cabai rawit hijau memiliki tingkat pedas lebih ringan.

Biasanya dijadikan bahan sambal, acar, atau disantap langsung bersama gorengan.

3. Cabai Merah Besar

Cabai merah besar berwarna merah cerah dengan bentuk panjang dan agak gemuk.

Rasanya tidak terlalu pedas dan sering digunakan sebagai pelengkap sambal atau hiasan agar makanan tampak lebih menggugah selera.

4. Cabai Merah Keriting

Cabai merah ini bentuknya panjang, ramping, dan melengkung sehingga disebut keriting.

Cabai ini memiliki aroma tajam dan rasa pedas yang cukup kuat, sering digunakan dalam bumbu halus untuk memperkaya cita rasa masakan.

cabai, Jenis cabai di Indonesia, jenis cabai, Cabai itu buah atau sayur, cabai itu termasuk buah atau sayuran, Cabai Itu Termasuk Buah atau Sayur? Simak Penjelasan Ilmiahnya, 1. Cabai Rawit Merah, 2. Cabai Rawit Hijau, 3. Cabai Merah Besar, 4. Cabai Merah Keriting, 5. Cabai Hijau Besar, 6. Cabai Keriting Hijau, 7. Cabai Gendot, 8. Cabai Katokkon

5. Cabai Hijau Besar

Cabai hijau besar merupakan versi muda dari cabai merah besar.

Rasanya lebih ringan dan sering digunakan sebagai bahan tumisan.

Sebelum dimasak, cabai ini biasanya direbus atau digoreng untuk mengurangi aroma langu.

6. Cabai Keriting Hijau

Cabai ini adalah bentuk muda dari cabai merah keriting.

Rasanya lebih ringan dan kerap ditemukan pada masakan Padang seperti ayam cabai hijau atau sambal lado ijo.

7. Cabai Gendot

Cabai khas Dieng, Wonosobo ini memiliki bentuk bulat agak gemuk dan warna hijau kekuningan hingga jingga saat matang.

Biasanya digunakan untuk tumisan atau acar karena memiliki rasa pedas yang tajam.

8. Cabai Katokkon

Cabai asal Tana Toraja, Sulawesi Selatan ini berbentuk bulat menyerupai tomat kecil berdiameter sekitar 2–3 sentimeter.

Tingkat kepedasannya jauh lebih tinggi dibandingkan cabai rawit biasa dan sering menjadi pelengkap hidangan khas daerah tersebut.

Dari penjelasan di atas, cabai sebenarnya tergolong buah secara ilmiah, karena tumbuh dari bunga dan mengandung biji.

Namun, dalam konteks kuliner, cabai juga bisa dianggap sayuran karena berperan penting sebagai bahan masakan.

Dengan memahami perbedaan ini, kita bisa lebih mengenal cabai bukan hanya dari rasa pedasnya, tapi juga dari sisi ilmiah dan budayanya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.