“Baju Saya yang Dia Pakai…”, Kenangan Sang Ayah untuk Putranya yang Terseret Ombak Pantai Modangan

Surabaya, Malang, Pantai modangan, Pantai Modangan di Malang, pantai modangan malang, “Baju Saya yang Dia Pakai…”, Kenangan Sang Ayah untuk Putranya yang Terseret Ombak Pantai Modangan

Tatapan Sultan Najib kosong saat menceritakan peristiwa yang merenggut nyawa putra sulungnya, Rafi Naoufal (26).

Wisatawan asal Surabaya itu menjadi korban terseret ombak di Pantai Modangan, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Minggu (12/10/2025).

Rafi bersama rombongan Karang Taruna RW 8 Kelurahan Simolawang, Kecamatan Simokerto, Surabaya, datang ke Pantai Modangan Malang untuk berlibur.

Namun, liburan singkat itu berakhir dengan duka mendalam.

Touring atau rekreasi itu sering. Cuma Sabtu malam itu dia minta uang Rp150 ribu buat nyucikan mobil, terus ganti plat nomor baru. Ya mungkin itu sebenarnya dia pamit,” kata Sultan Najib lirih saat ditemui di rumah duka, Selasa (14/10/2025).

Najib mengaku tak memiliki firasat apa pun saat Rafi berpamitan.

“Malam itu cuma bilang mau jalan-jalan sama teman kampung. Enggak ada firasat sama sekali,” ujarnya.

Kabar nahas itu ia terima keesokan paginya. Najib bersama beberapa anggota keluarga langsung berangkat ke Malang untuk ikut menyusuri pantai bersama tim SAR. Harapannya sederhana, Rafi bisa ditemukan dalam keadaan selamat.

Namun, doa itu pupus. Jenazah Rafi ditemukan terapung di perairan Pantai Gurah, Desa Tugurejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar, pada Senin pagi (13/10/2025).

“Saya sampai enggak tega lihat. Yang pertama memastikan malah sepupunya. Kondisinya masih bisa dikenali, tapi di bagian dahi ada luka, mungkin kena batu waktu terseret ombak,” tutur Najib pelan.

Ia mengenang Rafi sebagai anak yang berbakti dan rendah hati.

“Waktu ke Malang itu, baju sama sepatu saya yang dia pakai. Memang anaknya begitu. Jarang macak, tapi rasa pedulinya tinggi. Adiknya saja pernah dibelikan iPhone, padahal dia sendiri masih pakai hape saya,” ujarnya dengan mata berkaca.

Sejak jenazah tiba di kampung halaman di kawasan Botoh Putih, Surabaya, rumah Najib tak henti didatangi pelayat. Tetangga, teman karang taruna, hingga tokoh masyarakat datang silih berganti memberikan doa.

Malam harinya, suasana duka semakin terasa. Lantunan doa dan tahlil menggema mengiringi kepergian Rafi yang dikenal ramah dan suka menolong.

Rombongan Karang Taruna Jadi Korban

Menurut Lurah Simolawang, Satriyo Soesanto, peristiwa di Pantai Modangan Malang Selatan itu mengejutkan seluruh warga. Empat pemuda asal Simolawang dilaporkan terseret ombak.

“Kabar pertama kali kami tahu dari Pak RW setelah dengar siaran radio yang menyebut ada empat wisatawan asal Surabaya terseret arus laut,” ujar Satriyo, Minggu (12/10/2025).

Para korban merupakan bagian dari rombongan Karang Taruna RW 8 yang berjumlah sekitar 26 orang. Mereka berangkat dari Surabaya pada Sabtu malam (11/10/2025) sekitar pukul 22.00 WIB menggunakan mobil elf sewaan.

“Jadi bukan acara kampung atau kelurahan. Itu murni inisiatif anak-anak muda karang taruna, urunan untuk rekreasi ke Malang,” jelasnya.

Sudah Diperingatkan Soal Ombak Besar

Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, mengatakan rombongan tiba di Pantai Modangan, Donomulyo sekitar pukul 04.00 WIB dan langsung mendirikan tenda di tepi pantai.

Sekitar pukul 08.00 WIB, sebanyak 12 pemuda dari rombongan itu berenang di laut meskipun telah diingatkan oleh warga dan petugas tentang kondisi ombak yang sedang tinggi.

“Selang 20 menit kemudian, tiga orang pemuda terseret ombak ke tengah laut. Satu orang yang mencoba menolong juga ikut terseret,” kata Bambang kepada wartawan.

Seorang korban bernama Muhammad Zulfikar Maulana (23) berhasil diselamatkan oleh nelayan dalam keadaan hidup. Namun tiga lainnya  yakni Rinaldy Hidayat (23), Rafi Naoufal (26), dan Muhammad Mahin (18) sempat dinyatakan hilang.

“Sekira pukul 10.00 WIB, korban pertama atas nama Rinaldy Hidayat ditemukan terjepit karang dalam keadaan meninggal dunia dan dibawa ke Puskesmas Donomulyo,” ujarnya.

Pencarian kemudian diperluas hingga ke perairan Blitar Selatan. Pada Senin (13/10/2025), jenazah Rafi ditemukan di Pantai Gurah, Blitar.

Keesokan harinya, Selasa (14/10/2025), korban terakhir Muhammad Mahin (18) berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, sekitar satu mil dari bibir pantai Modangan.

“Dengan ditemukannya korban terakhir, operasi pencarian resmi ditutup,” ujar Bambang.

Kasus tenggelamnya wisatawan di Pantai Modangan Malang bukan kali pertama terjadi.

Pantai yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Blitar itu dikenal memiliki ombak tinggi dan arus balik kuat, terutama pada pagi hingga siang hari.

Petugas mengimbau wisatawan agar selalu memperhatikan peringatan keselamatan dan tidak berenang di area yang dilarang.

Sebagian Artikel Telah Tayang di Kompas.com dengan Judul dan TribunJatim.com dengan judul Sultan Najib Seolah Tak Percaya, Putra Sulungnya Tak Kembali usai Liburan dari Pantai Mondangan

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.