Benarkah Biji Chia Bisa Tumbuh di Dalam Perut? Ini Kata Ahli
Biji chia selama ini dikenal sebagai salah satu “superfood” yang kaya manfaat. Kandungan serat, protein, hingga omega-3 membuatnya populer untuk ditambahkan ke dalam smoothies, yoghurt, atau dibuat menjadi puding chia.
Namun, pertanyaan unik sempat muncul: jika biji chia bisa tumbuh menjadi tanaman di media seperti pot tanah liat Chia Pet, mungkinkah biji ini juga berkecambah di dalam perut manusia?
Apa itu biji chia?
Biji chia berasal dari tanaman Salvia hispanica, anggota keluarga mint yang tumbuh di Meksiko dan Guatemala.
Sejak zaman Aztec dan Maya, biji ini sudah menjadi bagian penting dalam pola makan. Berkat sifatnya yang menyerap cairan, biji chia sering digunakan dalam overnight oats atau dibuat menjadi puding dengan tekstur kenyal.
Sifat inilah yang memunculkan anggapan bahwa biji chia bisa “tumbuh” di dalam tubuh. Padahal menurut Kristen Lorenz, RDN, ada perbedaan besar antara mengembang dan bertunas.
“Mengembang adalah proses fisik karena penyerapan air, sedangkan bertunas adalah proses biologis yang melibatkan perkecambahan dan pertumbuhan,” jelasnya dilansir dari laman Delish (5/8/2025).
Bisakah biji chia tumbuh di perut?
Jawabannya: tidak. Meski biji chia dapat menyerap air dan membentuk lapisan gel, sistem pencernaan manusia sama sekali tidak mendukung proses perkecambahan.
Biji chia adalah salah satu makanan sumber kalsium yang baik untuk menjaga kesehatan tulang.
Ada beberapa alasan utama:
- Kondisi asam lambung: pH optimal untuk perkecambahan chia adalah 6–8,5. Sedangkan pH lambung manusia jauh lebih asam, yakni 1,5–3,5.
- Waktu yang singkat: biji chia butuh waktu 3–7 hari untuk berkecambah dalam kondisi terkontrol. Sementara makanan hanya bertahan 1–3 jam di lambung sebelum menuju usus.
- Ketiadaan oksigen: proses bertunas memerlukan oksigen, sedangkan lingkungan di saluran pencernaan tidak mendukung hal itu.
- Dengan kata lain, tidak ada kemungkinan biji chia atau biji lain (seperti semangka atau tomat) tumbuh di dalam perut manusia.
Dengan demikian, kamu tidak perlu khawatir perut berubah menjadi kebun setelah mengonsumsi chia atau jika menelan biji lain, seperti biji pepaya.