Khalid Basalamah Kembalikan Uang Terkait Dugaan Kasus Kuota Haji 2024, Berapa Jumlahnya?
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi bahwa Ustaz Khalid Basalamah telah mengembalikan uang terkait dengan dugaan korupsi kuota haji 2024.
"Benar (ada pengembalian uang)," ujar Ketua KPK Setyo Budiyanto kepada wartawan pada (15/9/2025).
Meskipun demikian, KPK belum mengungkapkan jumlah pasti uang yang telah dikembalikan. "Untuk jumlahnya belum terverifikasi," tambah Setyo.
Uang Digunakan Sebagai Barang Bukti
Setyo juga memastikan bahwa uang yang dikembalikan tersebut akan dijadikan sebagai barang bukti dalam perkara kuota haji.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa pengembalian uang tersebut berkaitan dengan penjualan kuota haji yang dilakukan Khalid Basalamah melalui agen travel penyelenggara haji.
"Tentunya ini terkait dengan penjualan kuota ibadah haji yang dilakukan oleh Saudara Ustaz KB melalui Biro perjalanannya," kata Budi.
Pengakuan Ustaz Khalid Basalamah dalam Podcast
Dalam podcast Kasisolusi, Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa dirinya telah mengembalikan sejumlah uang kepada negara.
“Nah makanya teman-teman KPK saya sampaikan semua ini, mereka (KPK) bilang, ‘Ustaz, yang ini, yang 4.500 (dollar AS) kali sekian jemaah (118 jemaah), kembalikan ke negara, Ustaz’. Oke, yang 37.000 (dollar AS) juga dikembalikan ke negara,” ujar Khalid dalam tayangan tersebut.
Ia menegaskan bahwa seluruh uang itu dikembalikan sebagai bagian dari penyelidikan yang sedang berjalan.
Tertipu Oleh Travel Muhibbah
Khalid juga mengungkapkan bahwa ia merasa tertipu oleh PT Muhibbah, penyelenggara perjalanan haji.
"Posisi kami ini korban dari PT Muhibbah, yang dimiliki oleh Ibnu Mas’ud," ungkap Khalid.
Ia menjelaskan bahwa awalnya ia dan beberapa jamaah terdaftar untuk program haji furoda, namun kemudian ditawari untuk berangkat dengan visa haji khusus oleh Ibnu Mas’ud, pemilik PT Muhibbah.
"Bahasanya Ibnu Mas’ud kepada kami PT Muhibah kalau ini adalah kuota tambahan resmi 20.000 dari Kemenag. Karena dibahasakan resmi dari pihak Kemenag, ya kami terima,” lanjutnya.
Menurut Khalid, sekitar 122 jemaah ikut menggunakan kuota haji khusus melalui Travel Muhibbah.
Hal ini menambah rasa kekecewaan Khalid terhadap travel tersebut yang kini menjadi bagian dari penyelidikan.
KPK Periksa Ustaz Khalid Sebagai Pemilik Biro Perjalanan Haji
Khalid Basalamah Diperiksa KPK
Sebelumnya, Ustad Khalid Basalamah diperiksa oleh KPK bukan sebagai jemaah haji, tetapi sebagai pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour).
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa penyidik KPK mendalami pengetahuan Khalid terkait proses mendapatkan kuota haji tambahan dan pelaksanaan ibadah haji di lapangan.
KPK tengah menyelidiki kasus dugaan korupsi terkait penentuan kuota haji 2023-2024 di Kementerian Agama.
Kasus ini bermula setelah KPK menemukan penyimpangan dalam pembagian 20.000 kuota haji tambahan yang diberikan oleh pemerintah Arab Saudi.
Haji reguler adalah perjalanan haji yang dikelola oleh Kementerian Agama, sementara haji khusus diselenggarakan oleh pihak swasta yang memiliki izin sebagai Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).
Ketidaksesuaian Pembagian Kuota Haji 2024
Pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa berdasarkan Pasal 64 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, kuota haji khusus seharusnya ditetapkan sebesar 8 persen, sementara kuota haji reguler sebesar 92 persen.
Namun, dalam praktiknya, pembagian kuota tersebut tidak sesuai aturan, dengan 10.000 kuota diberikan untuk haji reguler dan 10.000 sisanya untuk haji khusus, yang menyalahi aturan yang ada.
KPK juga telah mencegah tiga orang untuk bepergian ke luar negeri terkait penyidikan ini, yakni eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, eks staf khusus Yaqut, Ishfah Abidal Aziz, serta pengusaha biro perjalanan haji dan umrah, Fuad Hasan Masyhur.
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul , Jumlah Uang yang Dikembalikan Ustaz Khalid Basalamah ke KPK Terkait Kasus Kuota Haji, dan KPK Tegaskan Ustaz Khalid Basalamah Diperiksa Selaku Pemilik Uhud Tour.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.