Setelah Hampir 1 Tahun Memimpin, Hasan Nasbi Pamit dari PCO

Hasan Nasbi, pengunduran diri, Pamit, Angga Raka Prabowo, Setelah Hampir 1 Tahun Memimpin, Hasan Nasbi Pamit dari PCO, Angga Raka Prabowo Dilantik Jadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Hasan Nasbi Pernah Ajukan Pengunduran Diri, Komentar Kontroversial Hasan Nasbi: Teror Kepala Babi, Pesan Presiden Prabowo kepada Hasan Nasbi

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi mengumumkan pamit setelah hampir satu tahun memimpin lembaga tersebut.

Ia menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan yang terjadi selama menjabat. "Saya minta maaf kalau selama memimpin kalian ada banyak salah. Terima kasih semuanya," ujar Hasan melalui Instagram @totalpolitikcom pada Kamis (18/9/2025).

Hasan menekankan kebanggaannya dapat menjalani masa sulit tersebut bersama tim PCO. "Saya bangga bisa melewati satu tahun yang tidak mudah bersama kalian," tambahnya. Ia berharap Badan Komunikasi Pemerintah yang baru terbentuk dapat terus bekerja demi kemaslahatan bangsa.

Angga Raka Prabowo Dilantik Jadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah

Sebagai pengganti Hasan Nasbi, Presiden Prabowo Subianto melantik Angga Raka Prabowo sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah pada Rabu (17/9/2025). 

Keputusan ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 97/P Tahun 2025 tentang pemberhentian serta pengangkatan pejabat di Kabinet Merah Putih, termasuk posisi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.

Angga, yang juga menjabat Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, akan tetap memegang dua jabatan tersebut.

Hasan Nasbi Pernah Ajukan Pengunduran Diri

Sebelumnya, Hasan Nasbi pernah mengajukan pengunduran diri. 

Pada April 2025, Hasan Nasbi mengajukan pengunduran diri dari posisinya sebagai Kepala PCO melalui surat yang dikirimkan kepada Presiden Prabowo Subianto.

 "Pada hari ini, 21 April 2025, sepertinya saat itu sudah tiba. Surat pengunduran diri saya tanda tangani dan saya kirimkan kepada Presiden melalui dua orang sahabat baik saya, Menteri Sekretaris Negara dan Sekretaris Kabinet," ungkap Hasan di akun Instagram @totalpolitikcom, yang dikutip Selasa (29/4/2025).

Hasan menginformasikan bahwa 21 April adalah hari terakhirnya beraktivitas sebagai Kepala PCO.

Namun, meskipun telah mengajukan pengunduran diri, Hasan tetap diminta untuk memimpin PCO oleh Presiden Prabowo. 

Pada Mei 2025, Hasan mengungkapkan bahwa permohonan pengunduran dirinya ditolak oleh Presiden Prabowo Subianto. "Per hari ini saya kembali berkantor di PCO," katanya pada wartawan, Selasa (6/5/2025).

Komentar Kontroversial Hasan Nasbi: Teror Kepala Babi

Salah satu pernyataan kontroversial Hasan Nasbi saat menjabat Kepala PCO adalah terkait komentar yang dilontarkannya terkait teror kiriman kepala babi kepada jurnalis dan host siniar Bocor Alus Politik Tempo, Francisca Christy Rosana.

Hasan, yang menanggapi kejadian tersebut dengan berkelakar, berkata, "Sudah dimasak saja, sudah dimasak saja," yang kemudian menuai kritik tajam dari berbagai pihak.

Presiden Prabowo Subianto kemudian memberikan respons terhadap komentar tersebut dengan menyebut pernyataan Hasan sebagai "teledor" dan "keliru". "Saya kira beliau menyesal," kata Prabowo, yang juga meminta maaf atas buruknya pola komunikasi pemerintah di bawah kepemimpinan Hasan.

Pesan Presiden Prabowo kepada Hasan Nasbi

Setelah pengunduran dirinya, Hasan Nasbi mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo memberikan pesan kepadanya untuk terus memperbaiki hal-hal yang belum berjalan dengan baik selama ia memimpin Kantor Komunikasi Kepresidenan. 

"Memang minggu lalu saya ada pertemuan, saya ada bertemu dengan Presiden, kemudian saya bertemu dengan Pak Mensesneg, dan Bapak Seskab. Pada momen itu saya diperintahkan untuk meneruskan tugas memimpin kantor PCO," kata Hasan saat itu. 

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul dan Kisah Hasan Nasbi: Mau Mundur tapi Ditolak Prabowo, Kini Akhirnya Diberhentikan

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.