Mbappe Merasa Jadi Striker Keempat di Real Madrid, Arbeloa: Saya Tidak Peduli
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, membalas pernyataan kontroversial Kylian Mbappe usai laga kontra Real Oviedo.
Skor Real Madrid vs Real Oviedo pada pekan ke-36 Liga Spanyol berakhir 2-0 di Stadion Bernabeu, Jumat (15/5/2026) dini hari WIB.
Kylian Mbappe tak main sebagai starter di laga ini. Arbeloa memilih kombinasi Gonzalo Garcia dan Vinicius Junior di depan. Ia juga memainkan Franco Mastantuono sejak awal.
Mbappe baru dimasukkan oleh Arbeloa di pertengahan babak kedua. Ia berhasil menyumbang satu assist untuk gol Jude Bellingham (79').
Namun, selepas pertandingan, Mbappe mengeluarkan pernyataan yang cukup menyentil terkait posisinya di lini depan Real Madrid.
"Saya baik-baik saja 100%. Saya belum bermain karena untuk pelatih saya telah menjadi striker keempat dalam skuad di belakang Mastantuono, Vini dan Gonzalo."
"Saya ada di sana untuk menjadi starter, itu adalah keputusannya dan Anda harus selalu menghormatinya. Saya tidak marah," terang Mbappe, dilansir dari Marca.
Sebagai informasi, laga kontra Oviedo jadi momen kembalinya Mbappe setelah absen dalam dua laga terakhir, termasuk saat menghadapi Barcelona di El Clasico.
Tanggapan Arbeloa soal Komentar Mbappe
Mengetahui komentar Mbappe di atas, Alvaro Arbeloa langsung memberi tanggapan dalam konferensi pers pasca pertandingan Madrid vs Oviedo.
"Saya tidak mengatakan kepadanya bahwa (bahwa Mbappe adalah striker keempat sekarang), dia pasti salah paham dengan saya."
"Saya memutuskan siapa yang bermain saat saya duduk di kursi ini, saya tidak peduli jika mereka tidak setuju..."
Santiago Cazorla (kiri) berinteraksi dengan Kylian Mbappe (kanan) dalam pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara Real Madrid vs Real Oviedo di Stadion Santiago Bernabeu di Madrid pada 14 Mei 2026. (Foto oleh Oscar DEL POZO / AFP)
"Dia tidak akan memahaminya dengan baik, saya tidak tahu harus memberi tahu Anda apa yang harus saya katakan kepada Anda, saya belum mengatakan kepadanya bahwa dia adalah striker keempat."
Alvaro Arbeloa bersikeras keputusannya mencadangkan Mbappe berdasarkan pada kondisi tim dan pemain.
"Saya mengerti bahwa mereka yang tidak bermain tidak senang dan saya dapat memahaminya, tetapi itu adalah keputusan berdasarkan keadaan."
"Itu adalah yang paling logis dan paling alami, dan akal sehat, untuk tidak mengambil risiko permainan lain dalam tiga hari," tegas Arbeloa.
Arbeloa Tak Memandang Nama
Lebih lanjut, Arbeloa menegaskan bahwa dirinya tidak memandang nama dalam menentukan starting XI Real Madrid.
Hal itu juga berlaku pada peputusan Arbeloa untuk memasang striker muda Gonzalo Garcia di lini depan pada laga ini.
"Gonzalo pantas mendapatkan hadiah bermain hari ini. Selama saya duduk di kursi ini, saya akan memutuskan siapa yang bermain, apa pun namanya."
"Selama saya duduk di kursi itu, saya memutuskan siapa yang bermain dan tidak. Saya tidak peduli apa nama mereka."
"Jika itu tampak baik bagi mereka, baiklah, dan jika tidak, biarkan mereka menunggu yang berikutnya," terang mantan bek Real Madrid itu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang