Di Tengah Polemik Pemberian Nafkah Anak, Pernyataan Ruben Onsu Jadi Korban Dugaan Penipuan Bisnis Kembali Disorot
Presenter sekaligus artis Tanah Air, Ruben Onsu kembali menjadi perhatian publik setelah ramainya polemik pemberian nafkah anak dan kepemilikan aset.
Melalui kuasa hukumnya, Sarwendah sempat mengungkapkan bahwa Ruben Onsu belum memenuhi kewajibannya untuk menafkahi anak sejak akhir 2025.
Namun, tanpa sengaja Sarwendah kepergok menyindir Ruben Onsu dengan menyinggung nominal Rp200 juta yang belakangan ini dikaitkan dengan persoalan nafkah anak pasca perceraian.
Di tengah polemik tersebut, kini pernyataan Ruben Onsu mengenai dirinya menjadi korban dugaan penipuan bisnis.
Dalam salah satu program televisi swasta, Ruben Onsu atau akrab disapa Bensu memberikan pernyataan terkait kasus yang sedang menimpanya.
Ayah tiga anak ini telah kehilangan materi sejumlah milyaran rupiah karena menjadi korban penipuan bisnis UMKM produksi mukena.
Hingga melewati Lebaran 2026, produksi mukena yang dijanjikan tak kunjung terealisasi. Rekan bisnisnya tiba-tiba menghilang dengan membawa uang milik Ruben.
“Jadi kan ini lagi ada bisnis, gua tuh membantu UMKM dari Tasikmalaya untuk menjual mukena. Tiba-tiba penjualan sold out terus, akhirnya gimana caranya lu mesti ngembangin,” ungkap Ruben Onsu pada tayangan YouTube Trans TV Official.
“Gua janjikan lah ke pabrik, pesan sekian. Nah ada subsidinya nih di perjanjiannya, harus bayar ini itu, gua oke yang penting jalan. Ternyata hilang, duitnya hilang. Produksi barang ada tapi uang yang harusnya gua bayarkan hilang dibawa orang,” sambungnya.

Ternyata, kasus ini bukan yang pertama baginya, ia mengungkapkan terdapat tujuh pelaku dengan kasus yang berbeda.
“Sebenarnya gini, itu mah cuma satu yang baru gua upload. Tujuh orang,” ujarnya.
Sehingga, hal ini yang membuat dirinya saat ini berada di titik terendah secara finansial.
“Pokoknya udah gua bilang, gua udah jatuh ketimpa tangga, gedebuk semua segalanya. Jadi cash flow semuanya hancur,” tutur Bensu.
Dirinya mengatakan total kerugian mencapai Rp5,5 Miliar, berbeda dengan kasus lainnya dari orang yang berbeda.
“5 Miliar?” tanya Irfan Hakim yang menjadi presenter.
“Satu orang itu, ada lagi tapi kejadiannya bukan orang yang sama, pokoknya beda,” kata Ruben.
Oleh karena itu, Bensu hanya berharap bertemu ketiga anaknya sebagai penyemangat di masa sulitnya.
“Jadi berusaha untuk gimana caranya gua tidak menoleh ke belakang, tapi gua mendengar panggilan anak gue itu menjadi penyemangat buat gue,” pungkasnya.
Kasus Dugaan Penipuan Bisnis Mukena
Ruben Onsu mengalami kerugian besar setelah menjadi korban dugaan penipuan yang disebut-sebut mencapai miliaran rupiah.
Kasus ini mulai terungkap ke publik pada April 2026 setelah momen lebaran.
Awalnya Ruben dikenalkan dengan seorang pria bernama Philipus Suprihatin yang mengaku memiliki akses eksklusif memproduksi mukena dalam jumlah besar melalui sebuah perusahaan.
Pelaku juga diduga menggunakan peran admin fiktif guna meyakinkan Ruben selama proses transaksi berlangsung.
Namun, hingga melewati momen Lebaran 2026, produksi mukena tak kunjung terealisasi dan pihak yang bersangkutan dilaporkan menghilang hingga sulit dihubungi.
(kmr)