Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Owner Brand Lokal Berinisial M, Tiga Orang Lain Diduga Jadi Korban

Ilustrasi pelecehan seksual.
Ilustrasi pelecehan seksual.

 Pengguna media sosial dikejutkan dengan kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret nama konten kreator sekaligus pengusaha berinisial M. Kasus ini mencuat setelah pengguna X dengan akun @aarummanis mengungah utas terkait pengalaman tak menyenangkan yang dialaminya.

Dalam utasnya pada Minggu 8 Februari 2026 kemarin, insiden ini bermula saat pengguna akun tersebut menjadi talent untuk photoshoot/ videoshoot untuk salah satu brand lokal milik M. M diketahui melakukan dugaan pelecehan seksual seperti memegangi pemilik akun tersebut, menciuminya, hingga menunjukkan alat kelaminnya kepdanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menyusul utas yang dibuatnya pada Minggu malam 8 Februari kemarin dan viral setidaknya tiga orang lain menghubunginya dan mengaku mengalami hal serupa. Bahkan ada salah satu dari mereka saat yang saat itu masih berusia 17 tahun.

”Tiga korban lainnya juga menghubungi aku. Ini cerita dari salah satu satu korban yang mau berbagi cerita. Dia 17 tahun, hatiku sakit setelah tau kalau bukan hanya aku saja yang menjadi korban,” demikian utas yang ditulis oleh @aarummanis.

Sementara itu, berdasarkan pengalaman orang lainnya yang saat itu berusia 17 tahun mengungkap dirinya sempat mengajaknya untuk merokok bersama usai menjalani sesi pemotretan.

”Itu 3 tahun yang lalu dan aku saat itu baru banget injek umur 17 tahun. Pemotretannya berjalan lancar terus setelah itu dia ngajak aku ngerokok di luar ruangan shootnya-aku kira yaudah formalitas basa basi aja kan kalau tiap habis kelar shoot, dan rumah aku jauh banget juga dari BSD. Jadi aku putuskan untuk istirahat sekalian sebentar. Namun semua itu berujung pada dia membawa saya masuk ke ruang pemotretan yang dia matiin lampunya + kunci pintu dan dia coba mencium aku,” demikian keterangan salah satu orang yang mengalami pengalaman serupa.

Disebutnya saat itu dia kaget hingga membuat tubuhnya terdiam tak bisa melawan. Tak hanya itu saja, M smpat menyodorkan alat vitalnya ke arah wajahnya.

”Dia yang nyodorin kelamin dia ke muka aku untuk melakukan blow job ke dia. Aku bener-bener ngefreeez it felt like my body was not my own until aku udah di kereta perjalanan aku pulang dan ketemu ibu-ibu yang ajak aku ngobrol dan berujung aku nangis ke dia. Sepanjang perjalanan aku juga tau kalau dia punya istri dan anak. Aku rasa jijik, malu marah dan bingung,” tulis keterangan orang yang mengalami nasib serupa.

Tak hanya itu saja, bahkan seorang pengguna media sosial lainnya juga sempat membagikan unggahan stories dari salah satu model pria asal Malaysia yang membagikan keresahannya atas tindakan M terhadap model perempuan di sana.

”Saya memposting ini karena saya ingin memberi tahu orang-orang di industri ini bahwa pelecehan seperti ini sering terjadi, dan kita tidak seharusnya hanya diam atau memaafkan pelaku lalu membiarkannya berlalu begitu saja. Sangat memuakkan melihat bagaimana para pria memperlakukan perempuan seperti sampah akhir-akhir ini,” tulis akun Instagram @hakimmazlan dikutip dari akun X @sadiqulamraja.

Dalam unggahan lainnya terlihat beberapa potongan screen shoot DM instagram antara seorang model dengan M. Saat itu M sempat mengajak untuk makan malam bersama sebelum dirinya kembali ke Jakarta pada 16 Februari.

”Cool we drinik?,” tanya M.

“Makan malam juga boleh,” jawab pemilik akun.

”Kamu dan aku,” kata M.

”Yang lainnya gimana,” tanya pemilik akun.

Tak hanya itu saja, M juga sempat melontarkan keinginan untuk membooking 1 kamar hotel.

”Apa maksud kamu? Buka kamar? Hey M. Ada satu hal yang saya mau sampaikan ke kamu. Saya merasa tidak nyaman dengan kamu ketika kamu ngajak saya untuk minum berdua dan juga ketika kamu menggunakan mode Vanish di IG untuk menanykan apakah seharusnya kita membuka kamar untuk istirahat. Saya kasih tau kamu kalau ini sangat tidak sopan dan tidak profesional. Saya di sini cuman untuk pemotretan dan tidak lebih dari itu. Jika kamu merasa saya melebih-lebihkan masalah ini, saya tidak keberatan untuk tidak dilibatkan dalam kampanye pemotretan ini. Terima kasih,” tegur pemilik akun tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

M kemudian meminta maaf dan beralasan dirinya tengah mabuk sehingga mengirimkan pesan tak pantas.”Ok saya minta maaf. Saya sedikit mabuk semalam. Saya benar-benar minta maaf. Saya tidak bermaksud membuat kamu tidak nyaman. Saya akan mengirimkan gaji kamu beso pagi karena hari ini sudah larut untuk melakukan transaksi pengiriman uang. Tim saya akan mengatur sisanya, terima kasih,” demikian pesan balasan dari M.