Miss Venezuela Jadi Korban Dugaan Penganiayaan di Cannes, Ini Kronologinya

Miss Venezuela, Giovanni Laguna, Andrea del Val, Miss Venezuela Jadi Korban Dugaan Penganiayaan di Cannes, Ini Kronologinya

  Ajang Cannes Film Festival yang identik dengan kemewahan dan gemerlap selebritas mendadak menjadi sorotan setelah muncul kabar dugaan penganiayaan terhadap ratu kecantikan asal Venezuela, Andrea del Val.

Perempuan yang dikenal sebagai Miss Venezuela Global 2025 itu mengunggah video mengejutkan di media sosial.

Dikutip dari New York Post, dalam video tersebut, wajah Andrea terlihat berlumuran darah sambil merekam kondisi kamar hotel yang berantakan di Cannes, Perancis.

Andrea menuduh stylist ternama asal Venezuela, Giovanni Laguna, sebagai pelaku dugaan kekerasan tersebut.

"Lihat, inilah yang dilakukan Giovanni Laguna. Selamat, Giovanni, inilah yang saya inginkan, agar Anda menunjukkan siapa diri Anda," kata Andrea del Val, dikutip Jumat (22/5/2026).

Kasus ini langsung viral dan memicu perhatian publik internasional karena terjadi di tengah berlangsungnya festival film bergengsi dunia itu.

Awal mula kejadian

Dikutip dari NDTV World, insiden tersebut terjadi saat Andrea del Val dan Giovanni Laguna berada di hotel tempat mereka menginap selama menghadiri rangkaian acara di Cannes.

Belum diketahui secara pasti penyebab pertengkaran keduanya.

Namun, beberapa laporan menyebut adu mulut di kamar hotel diduga berubah menjadi aksi fisik.

Tamu hotel disebut mendengar suara teriakan dan keributan dari kamar mereka sebelum akhirnya polisi dipanggil ke lokasi.

Video berdarah Andrea del Val viral

Perhatian publik semakin besar setelah Andrea mengunggah video dirinya dengan luka di wajah dan darah mengalir di bagian pipi.

Dalam video itu, Andrea terdengar menyebut nama Giovanni Laguna sambil memperlihatkan kondisi kamar hotel yang berantakan.

Giovanni juga terlihat duduk di salah satu sudut ruangan saat video direkam. Namun, kini video tersebut telah dihapus daru unggahan Andrea.

Tak lama setelah video tersebut viral, Andrea juga mengunggah pernyataan tertulis melalui Instagram Story.

Dalam unggahan berbahasa Spanyol itu, ia mengucapkan terima kasih atas dukungan publik dan mengatakan belum ingin memberikan keterangan lebih lanjut karena proses penyelidikan masih berlangsung.

“Untuk saat ini saya memutuskan untuk tidak memberikan pernyataan publik lebih lanjut karena saya harus memenuhi tanggung jawab profesional,” tulis Andrea di Instagram @andreadelval.

Ia juga menyebut ingin memberi kesempatan kepada pihak berwenang untuk menjalankan proses hukum.

“Saat ini ada penyelidikan yang sedang berlangsung, sehingga saya merasa penting untuk memberikan kesempatan kepada pihak berwenang yang berkompeten untuk menjalankan tugas mereka,” lanjutnya.

Andrea menambahkan bahwa untuk sementara ia tidak akan memberikan pernyataan tambahan melalui media sosial dan memilih fokus menyelesaikan pekerjaan profesionalnya.

Polisi turun tangan

Polisi Perancis lalu datang ke hotel setelah menerima laporan keributan dari para tamu.

Giovanni Laguna kemudian disebut diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait kemungkinan dakwaan hukum terhadap stylist tersebut.

Sementara itu, Andrea del Val dikabarkan telah mendapat perawatan medis dan berada dalam kondisi stabil setelah insiden tersebut.

Sosok Giovanni Laguna

Giovanni Laguna dikenal sebagai stylist dan image consultant yang cukup populer di industri pageant Amerika Latin.

Ia disebut pernah bekerja dengan sejumlah ratu kecantikan dan figur publik, termasuk menjadi creative director untuk ajang Miss Universe Colombia sejak 2023.

Giovanni Laguna buka suara

Di tengah ramainya pemberitaan, Giovanni Laguna juga sempat mengunggah pernyataan melalui media sosial.

Dalam video tersebut, stylist asal Venezuela itu mengatakan publik belum mengetahui versinya terkait insiden yang terjadi di Cannes.

“Saya tahu banyak orang ingin mendengar versi saya tentang apa yang terjadi,” ujar Giovanni dalam unggahan videonya di Instagram @giovannilagunaa.

Kasus ini kini masih dalam penyelidikan pihak berwenang di Perancis dan terus menjadi perbincangan di media sosial internasional.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang