Top 5+ Pesan Tegas Ruben Onsu untuk Giorgio Antonio, Soroti Batasan saat Bersama Anak-anaknya
Sorotan masih tertuju pada polemik Ruben Onsu dan Sarwendah, bahkan juga Giorgio Antonio. Kali ini, sorotan muncul setelah beredarnya sebuah video yang memperlihatkan putri bungsu mereka, Thania Putri Onsu, berbincang dengan Giorgio Antonio, pacar Sarwendah.
Dalam video tersebut, Thania secara spontan menyebut Giorgio sebagai sosok ayahnya. Cuplikan singkat itu langsung memicu perbincangan luas di media sosial dan membuat Ruben Onsu memberikan tanggapan terbuka melalui akun Instagram pribadinya.
Alih-alih hanya melontarkan kritik, Ruben menyampaikan sejumlah pesan yang menurutnya penting untuk dipahami ketika berinteraksi dengan anak-anak, khususnya anak yang berasal dari keluarga yang telah berpisah. Ia juga menyoroti pentingnya menjaga batasan agar tidak menimbulkan kebingungan pada anak.
Berikut lima pesan utama yang disampaikan Ruben Onsu kepada Giorgio Antonio.
1. Meluruskan Ucapan Anak yang Dinilai Kurang Tepat
Pesan pertama yang disampaikan Ruben adalah pentingnya memberikan penjelasan kepada anak ketika mengucapkan sesuatu yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.
Menurut Ruben, orang dewasa memiliki tanggung jawab untuk membantu anak memahami situasi yang sebenarnya, bukan membiarkan persepsi yang keliru berkembang.
"Mungkin akan lebih bijaksana jika Anda meluruskan apabila ada perkataan anak saya yang kurang tepat. Saya sangat mengenal anak saya, dan mungkin Anda akan lebih memahami perasaan ini ketika suatu saat memiliki keturunan sendiri,” tulis Ruben Onsu untuk Giorgio yang dikutip dari Instagramnya pada Jumat, 12 Juni 2026.
2. Jangan Membuat Kesan Figur Ayah Sudah Tidak Ada
Salah satu poin yang paling disorot Ruben adalah soal posisi ayah dalam kehidupan anak. Ia menegaskan bahwa dirinya masih hadir sebagai ayah dan meminta agar tidak tercipta kesan seolah figur tersebut telah hilang.
"Dalam video tersebut, kalian belum menikah. Karena itu, mohon jangan membuat pemahaman atau gambaran seolah-olah figur ayahnya tidak ada,” tulisnya lagi.
3. Fokus Pada Hubungan yang Resmi Terlebih Dahulu
Ruben juga menyinggung status hubungan Giorgio dan Sarwendah yang belum berada dalam ikatan pernikahan. Menurutnya, akan lebih baik jika fokus utama diarahkan pada hubungan yang resmi sebelum mengambil peran yang dapat memengaruhi cara pandang anak.
"Saran saya, fokuslah terlebih dahulu pada hubungan yang resmi dan berkeluarga, sehingga dapat memahami bagaimana rasanya menjadi orang tua, serta tidak lagi bermain peran yang dapat membingungkan anak saya,” tegas Ruben.
4. Menjaga Lingkungan yang Tumbuh Bersama Anak
Sebagai ayah, Ruben menegaskan dirinya memiliki hak untuk menentukan lingkungan yang berada di sekitar anak-anaknya. Ia menekankan bahwa persoalan pribadi bukanlah fokus utama, melainkan dampaknya terhadap masa depan anak.
"Terlepas dari siapa Anda dan bagaimana masa lalu Anda, itu bukan urusan saya. Namun, saya berhak menentukan lingkungan yang berada di sekitar anak saya demi masa depannya,” tegasnya lagi.
Ruben juga mengingatkan bahwa dirinya dan Sarwendah tetap merupakan orang tua bagi anak-anak mereka meskipun kini sudah tidak lagi bersama.
"Saya juga tidak mempermasalahkan hubungan Anda dengan masa lalu saya karena urusan kami telah selesai. Meski demikian, kami tetap merupakan orang tua dari anak kami.”
5. Hati-hati dengan Jejak Digital yang Akan Dilihat Anak
Pesan terakhir yang disampaikan Ruben berkaitan dengan dampak media sosial. Ia mengingatkan bahwa setiap tindakan dan ucapan yang ditampilkan secara langsung dapat terekam dan menjadi jejak digital yang akan dilihat anak-anak di masa mendatang.
"Oleh karena itu, mohon menjaga sikap dan ucapan terutama ketika berada di sekitar anak-anak. Perilaku yang ditampilkan secara langsung (live) dapat dengan mudah direkam oleh orang lain dan menjadi jejak digital yang akan melekat pada anak kami di kemudian hari,” tandasnya.
Di akhir pesannya, Ruben menegaskan bahwa dirinya akan terus menjaga kepentingan anak-anaknya dan tidak akan tinggal diam jika merasa ada hal yang berpotensi berdampak pada mereka.
"Saya harap Anda dapat memahami dan mengetahui batasan-batasan yang berkaitan dengan anak. Saya tidak akan tinggal diam jika menyangkut yg berkaitan dengan anak saya,” tutupnya.