Bali Makin Dilirik Chef Dunia, Kuliner Lokal Disebut Punya Potensi Luar Biasa

Ilustrasi Bali
Ilustrasi Bali

 Bali tak pernah kehabisan cara untuk memanjakan para pencinta kuliner dan wisata mewah. Di tengah berkembangnya tren fine dining yang semakin mengedepankan pengalaman personal dan eksplorasi budaya lokal, kehadiran sosok chef dengan perspektif global menjadi daya tarik tersendiri bagi destinasi hospitality di Pulau Dewata.

Hal itu pula yang kini mewarnai perjalanan kuliner di Four Seasons Resort Bali at Jimbaran Bay setelah resor tersebut resmi menunjuk Benjamin Halat sebagai Executive Chef baru mulai 1 Mei 2026. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Chef Benjamin datang dengan pengalaman panjang di berbagai restoran dan hotel kelas dunia di Eropa hingga Asia. Lahir dan besar di Munich, Jerman, ia mengawali karier kulinernya sejak usia 17 tahun lewat program magang di restoran berbintang Michelin, Hotel Königshof Munich.

Perjalanan kariernya kemudian membawanya ke sejumlah negara seperti Swiss, Singapura, Malaysia, hingga Thailand. Ia juga pernah menjadi bagian penting dari kesuksesan Mandarin Oriental Savoy Zurich yang meraih penghargaan Gault&Millau Schweiz Hotel of the Year 2025.

Kini, Bali menjadi babak baru bagi perjalanan kulinernya. Menurut Chef Benjamin, kekayaan bahan lokal dan budaya kuliner Bali menjadi alasan tersendiri yang membuatnya antusias kembali ke Asia.

"Saya sangat bersemangat bergabung dengan Four Seasons Jimbaran Bay dan memimpin tim kuliner yang begitu berbakat," ujar Chef Benjamin, dalam keterangannya, dikutip Sabtu 23 Mei 2026. 

"Bali menawarkan bahan-bahan lokal yang luar biasa serta tradisi kuliner yang sangat kaya. Saya menantikan kesempatan untuk menciptakan hidangan-hidangan yang merayakan keindahan pulau ini sembari menghadirkan pengalaman baru yang tak terlupakan bagi para tamu kami," sambungnya.

Keberadaan Chef Benjamin diperkirakan akan membawa sentuhan baru pada pengalaman bersantap di berbagai restoran resor tersebut, termasuk Sundara yang dikenal sebagai salah satu destinasi sunset dining populer di Jimbaran.

Selain menikmati hidangan laut dengan panorama pantai, wisatawan juga bisa menemukan pengalaman kuliner berbeda di sejumlah venue lain seperti Jala yang menghadirkan resep tradisional Bali, hingga TELU yang mengusung konsep koktail dan makanan ringan berbasis keberlanjutan.

Fenomena masuknya chef internasional ke Bali sendiri menunjukkan bagaimana pulau ini terus berkembang menjadi salah satu destinasi gastronomi dunia. Wisatawan kini tak hanya datang untuk menikmati pantai dan budaya, tetapi juga mencari pengalaman kuliner yang unik dan autentik.

Menariknya, Chef Benjamin juga dikenal memiliki filosofi memasak yang dekat dengan nilai kebersamaan keluarga. Ia mengaku salah satu kenangan kuliner favoritnya adalah menikmati hidangan buatan sang nenek di bawah pohon zaitun di Italia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di luar dapur, ia bersama istrinya, Khalidah, dan putri mereka, Maria, juga antusias mengeksplorasi kehidupan di Bali.

"Maria sudah membayangkan asyiknya snorkeling, Khalidah tidak sabar untuk menjelajahi beragam cita rasa pulau ini, dan saya sendiri menantikan kesempatan untuk belajar berselancar," tambahnya antusias.