Epic! Dunia Game dan Kuliner Indonesia Resmi ‘Crossover’

Wakil Menteri Ekonomi dan Kreatif Irene Umar (kanan).
Wakil Menteri Ekonomi dan Kreatif Irene Umar (kanan).

Didukung Kementerian Ekonomi Kreatif, inisiatif ini menjadi momentum penting untuk merayakan kreativitas, nasionalisme, dan kecintaan terhadap produk lokal di tengah maraknya budaya pop dan industri game.

Gerakan ini merupakan kolaborasi antarindustri yang mempertemukan dunia game dengan bisnis lokal, agar produk dan cerita kita semakin dekat dengan masyarakat.

Insiatif tersebut juga menghadirkan berbagai skema menarik seperti bundling eksklusif dan promosi khusus yang memungkinkan pengguna memperoleh item in-game dan top-up melalui pembelian produk makanan dan minuman (mamin). Sebaliknya, pelanggan mamin juga diperkenalkan dengan game lokal melalui kanal interaktif.

Sejumlah developer game lokal pun digandeng, termasuk Gaco Games, Lentera Nusantara, Separuh Interactive, Dream Forge Creation, KhugaLabs, dan Anantarupa Studio. Tak hanya itu, kolaborasi ini juga melibatkan brand mamin lokal seperti Martabak Pizza Orins, Maicih, AlloFresh, dan Truffle Belly.

“'Bangga Main Lokal' merupakan wujud nyata dari pesan Presiden Prabowo Subianto untuk menanggalkan ego antar sektor agar kita dapat bergotong royong dan berkolaborasi sebagai satu kesatuan dalam memajukan negeri,” kata Wakil Menteri Ekonomi dan Kreatif Irene Umar.

“Kami percaya bahwa kolaborasi adalah kunci agar ekosistem kreatif terus berkembang. Saat dunia game bertemu dengan dunia kuliner dan brand lokal, kita tidak hanya menghadirkan pengalaman baru, tapi juga membuka ruang bagi kreativitas yang lebih luas dan berdampak,“ tutur Pendiri dan Kepala Eksekutif UniPin Ashadi Ang.